Lamongan (beritajatim.com) – Mantan buruh pabrik sepatu di Lamongan satu ini punya kisah sukses yang inspiratif. Kini dia mampu meraup cuan dari bisnis pentol.
Khoirul Abidin (30), warga asal Dusun Dampit, Desa Sumberejo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan sukses meraup omzet jutaan dari jualan pentol bakso. Dia menamai usahanya dengan Pentol Dampit.
Khoirul menekuni usaha jualan pentol bakso ini sejak 2017 lalu. Kala itu, Khoirul memutuskan berjualan pentol lantaran jenuh setelah hampir 5 tahun menjadi buruh pabrik.
Sebelumnya, Khoirul merupakan buruh di salah satu pabrik sepatu yang berada di Kabupaten Gresik selama kurang lebih 5 tahun. Aktivitasnya sebagai buruh pabrik yang monoton dan bekerja di luar kota itulah yang membuat Khoirul berpikir untuk banting setir.
“Sebelum jual pentol, dulu saya ini kerja sebagai buruh pabrik sepatu di Gresik,” ujar Khoirul Abidin kepada beritajatim.com, ditulis Senin (8/5/2023).
Baca Juga:
Resmi Dibuka Turnamen Bola Voli Krakatau Cup 2023 di Lamongan
Setelah tak lagi bekerja di pabrik, Khoirul pulang ke kampung halamannya. Awalnya, Khoirul sempat bingung untuk merintis usaha namun karena tekad yang kuat akhirnya ia mendapatkan ide untuk berjualan pentol tersebut.
Diungkapkan Khoirul, usaha jualan pentol bakso itu tepatnya dimulai saat banyak momen karnaval yang sedang berlangsung di beberapa desa di Lamongan. Dia pertama kali berjualan pentol dan es di pinggir jalan poros Lamongan-Sugio, tepatnya di ruas jalan Dusun Dampit.

“Saat itu, saya ingat tahunnya sekitar bulan Agustus tahun 2017, sedang ada banyak momen karnaval di sini. Setelah melihat peluang ini, saya kemudian belajar untuk membuat pentol bakso dan setelah bisa langsung membuka usaha,” terangnya.
Menurut Khoirul, modal awal yang ia gunakan untuk merintis usaha ini hanya pas-pasan. Meski begitu, dia mengaku senang lantaran bisa membuka usahanya secara mandiri dan tak lagi ikut orang lain. Dia juga bisa merasakan sendiri bagaimana naik turunnya omset usaha yang dijalankannya.
Baca Juga:
Polemik Unisla Lamongan, Pengacara Sebut Wardoyo Masih Sah Jabat Ketua Pengurus YPPTI Sunan Giri
“Saya lebih bisa mandiri dan tidak tergantung orang lain, karena mau masuk kerja jam berapa juga kita sendiri yang menentukan, karena memang usaha kita sendiri,” tandasnya.
Lebih lanjut, Khoirul bersyukur usaha jualan pentol baksonya kini ramai diminati dan diburu oleh pembeli. Dia menyebut, omset yang ia dapatkan saat ini telah mencapai jutaan rupiah dan mampu meningkatkan taraf kesejahteraannya.
“Semoga apa yang saya capai ini bisa menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya untuk membuka usahanya sendiri. Terus semangat dan yakin dengan apa yang kita lakukan,” tutupnya. [riq/beq]






