Banyuwangi (beritajatim.com) – Bandara Banyuwangi menjajaki direct flight (penerbangan langsung) ke sejumlah negara. Salah satunya, menuju Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.
Jika hal ini terlaksana, Bandara Banyuwangi yang berstatus internasional ini dapat melayani penerbangan umroh langsung menuju Jeddah. Sehingga menambah kemudahan bagi para jemaah yang akan menuju ke Tanah Suci.
Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Banyuwangi, Endrawansyah menyebut, rencana itu sangat mungkin terjadi. Terlebih, bandara kebanggaan Banyuwangi itu berstatus internasional.
“Sebenarnya kita sudah beberapa kali bersama pemerintah daerah tengah melakukan penjajakan langsung ke Jeddah. Tadinya juga ada beberapa coba untuk transit ke Majalengka (Bandara Kertajati),” kata Endrawansyah, Rabu (31/5/2023).
“Tapi ada beberapa pihak travel dengan pemda dan pihak airlines untuk menjajaki direct flight,” lanjut dia.
Baca Juga:
Bandara Banyuwangi Dapat Tambahan Rute Penerbangan
Endrawansyah menilai, Bandara Banyuwangi sangat layak melayani penerbangan umroh langsung ke Jeddah. Bahkan, memenuhi berbagai syarat untuk melakukan penerbangan internasional.
“Untuk syarat-syarat bandara kita sudah dari dulu memang sudah internasional dan memungkinkan untuk penerbangan,” kata dia.
Hal lain yang mendukung syarat itu yakni kesiapan bandara mulai dari terminal hingga landasan pacu yang memadai. Tinggal menunggu waktu untuk segera merealisasikannya.
“Lebar landasan kita 45 meter sudah cukup, untuk panjang sampai saat ini teammate di 3.000 ya,” pungkasnya.
Baca Juga:
6 Pesawat Jet Asal China Mendarat di Bandara Banyuwangi
Selain itu, Bandara Internasional Banyuwangi juga akan melakukan rencana penjajakan penerbangan ke negara Asia lainnya. Di antaranya Singapura, Malaysia, hingga China.
“Dulu sebelum pandemi pernah penerbangan langsung ke Malaysia, sehingga bukan tidak mungkin nanti akan terealisasi kembali,” pungkasnya. [rin/beq]






