Malang(beritajatim.com) – Pelatih Arema FC Eduardo Almeida menolak anggapan timnya meraih kemenangan kontroversial atas Persik Kediri.
Singo Edan meraih kemenangan tipis 1-0 dalam laga lanjutan grup D Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Rabu, (15/6/2022).
Dalam laga ini gol semata wayang Arema FC dicetak oleh Irsyad Maulana melalui titik putih di menit 90. Gol dari penalti inilah, yang memicu kontroversi. Tetapi Eduardo menolak anggapan bahwa proses gol ini kontroversi.
“Menurut saya gol ini tidak kontroversi. Paling penting saat ini adalah meraih tiga poin. Silahkan kritik saya tetapi paling penting saya fokus ke pekerjaan saya,” kata Eduardo.
Eduardo menyebut, bahwa dalam laga ini Arema telah mengontrol pertandingan. Menguasai jalannya pertandingan tetapi kesulitan mencetak gol. Baginya proses gol yang dibuat Arema tidak begitu penting yang penting adalah meraih kemenangan dan menjaga kans lolos ke fase berikutnya.
“Saya pikir kita bermain bagus dan terus mengontrol permainan dan terus berusaha mencetak gol. Yang penting adalah kita meraih kemenangan karena agar bisa menjaga kans lolos ke fase berikutnya,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
Eduardo mengucapkan terimakasih kepada semua elemen tim mulai dari pemain, pelatih dan Aremania atas perjuangnya meraih kemenangan. Apalagi laga melawan Persik merupakan pertandingan yang sengit.
“Saya ucapkan selamat kepada pemain dan pelatih dan juga staff karena telah bekerja keras. Hari ini kita mampu meraih kemenangan 3 poin yang sulit. Selamat juga untuk suporter yang berada di luar atau dalam stadion yang selalu mendukung kita sepanjang waktu,” tandasnya. (luc/ted)






