Magetan (beritajatim.com) – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan sudah lanjutkan koordinasi terkait program dan software e-ticketing bersama bank rekanan yakni Bank Jatim.
Saat ini masih dicari formulasi tepat untuk mengamankan transaksi keuangan digital. Sehingga, masih perlu waktu untuk mengoperasikan tiket elektronik untuk masuk kawasan Wisata Telaga Sarangan, Magetan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Joko Trihono menyebut pihaknya sudah melakukan beberapa kali uji coba. Hasilnya, masih perlu melakukan pengamanan transaksi keuangan. Lantaran, tak hanya melibatkan transaksi melalui bank tapi juga platform e-wallet. Jika tak disertai keamanan pihaknya sangsi kalau data pengguna hingga duit bisa aman.
‘’Ini masih dilengkapi keamanan sistemnya. Semua sudah settled. Aturan sudah selesai. Sosialisasi ke warga juga sudah selesai. Uji coba sudah kami lakukan beberapa kali dan hasilnya perlu keamanan tadi,’’ kata Joko Trihono, Rabu (19/1/2022)
Dia ingin jangan sampai software tersebut bisa diretas. Akan rugi besar dan berdampak pada pendapatan asli daerah jika keamanan mudah dijebol oleh orang – orang yang tak bertanggung jawab. Meski dia yakin kalau pihak IT bank tersebut sudah paham betul dengan keamanan transaksi online maupun elektronik. ‘’Sduah kami bahas sampai ke keamanannya juga di tahun tahun sebelumnya. Tentu sejak awal kami merencanakan program ini dengan bank terkait,’’ katanya.
Sementara, dia merinci regulasi yang disiapkan yakni mulai dari pemesanan tiket, pembayaran, sampai pengembalian dana. Sementara, untuk transaksi elektronik bisa menggunakan kartu debit, dan kartu kredit. Dia mengharap kalau terkait aturan untuk pembayaran sampai pengembalian uang memang pihaknya yang memiliki kewenangan. ‘’Jadi, calon pengunjung pun juga akan tetap mendapatkan haknya,’’ katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sarangan-magetan”]
Dia menyebut ini juga sebagai langkah untuk mengantisipasi adanya pengunjung ataupun petugas loket yang kurang teliti saat mengecek tiket dengan jumlah yang dibayarkan pengunjung. Sehingga, tidak akan ada miskomunikasi. Pengunjung pun bisa yakin kalau pembayaran mereka sudah pas. ‘’Kami pun tetap ingatkan mereka untuk senantiasa mengecek kesesuaian tiket dengan jumlah yang dibayarkan saat masih di loket, supaya fair,’’ katanya. (fiq/ted)






