Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan suporter Persebaya Surabaya Bonek dengan antusiasnya nonton bareng pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC, Rabu (27/3/2024) di Warkop Pitulikur, Bagong Ginayan, Surabaya.
Sejak pukul 19.00 wib para suporter yang kerap disapa Bonek ini telah memadati Warkop Pitulikur milik salah satu pentolan suporter ini, mereka mulai mempersiapkan atribut dll untuk membela tim kebanggaanya yang tengah bermain di Stadion I Wayan Dipta, Bali.
Sebelum kick off dimulai, para suporter ini sudah mempersiapkan diri dengan menyalakan flare dan menyanyikan lagu Song For Pride dengan diiringin oleh drum dari pengiring bonek. Bahkan tak jarang dari mereka juga mengibarkan bendera bertuliskan Persebaya ataupun Green Force.
Salah satu Bonek asal Rungkut, Anada Rifat bersama rekan-rekannya memilih nonton bareng di Warkop ini dengan alasan karena terjangkau dari rumah. Meskipun di kota Surabaya banyak titik tempat nobar yang di buka oleh beberapa coffe shop.
“Biasanya meski away kita masih dapet nonton ke Bali, tapi kali ini kita memilih nobar saja karena lebih seru dan kita menghormati keputusan panpel untuk pertandingan dengan keputusan tertutup jadi enak disini sambil nongkrong,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan pria yang kerap disapa Nanda ini, berharap Persebaya Surabaya bisa membawa tiga poin dari Bali. Pasalnya tim Bajol Ijo ini membutuhkan poin maksimal 41 untuk bisa naik naik ke klasemen sementara.
“Kita kemarin sudah kasih suport, memang rivalitas kita 90 menit di lapangan kita berharap lawan Arema ini bisa menang seperti tradisi sebelumnya kita kalahkan tim singo edan,” imbuhnya.
Diketahui dampak adanya nobar di kawasan Bagong Ginayan ini, arus lalu lintas di kawasan ini lumpuh total karena para suporter meluber. Baik arus lalu lintas dari jalan Bawean Surabaya menuju Ngagel Bung Tomo tertutup, arus sebaliknya dari arah Dinoyo dan Ngagel Bung Tomo menuju Gubeng lumpuh total dan arus kendaraan dialihkan ke arah pucang oleh para polisi cepek. (way/ian)






