Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk mendukung Kampung Anggur Majapahit di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto akan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH). RTH dibangun di bekas Pasar Kedungmaling.
Rencananya, pembangunan RTH akan dibangun tahun 2023 mendatang. RTH tersebut akan dibangun di lahan bekas Pasar Kedungmaling yang persis di tepi jalan nasional Surabaya-Madiun. Penambahan RTH untuk mendorong ekonomi ikonik desa bakal terwujud di akhir Tahun 2023.
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, penambahan jumlah RTH di Kabupaten Mojokerto akan bekerjasama dengan Bank Jatim Corporate Social responsibility (CSR). Salah satunya di Desa Kedungmaling yang sekaligus untuk mendukung Desa Tematik Kampung Anggur Majapahit.
“Jadi nanti ada kesepakatan dengan pemanfaatan, desain dan pengerjaannya. Mudah-mudahan tahun ini (pembangunan) sudah bisa mulai dan terkoneksi supaya nuansa anggur bisa masuk ke RTH. Sebab RTH fokus untuk penghijauan yang khusus pejalan kaki dan olahraga, tidak untuk berjualan,” ungkapnya, Rabu (1/11/2023).
Sementara itu, Kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Zaqqi menjelaskan, bekas Pasar Kedungmaling seluas sekitar 5.966 meter persegi aset milik Pemkab yang dikelola DLH. Dalam pembangunannya, perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan RTH Kedungmaling semuanya dari pihak Bank Jatim Pusat.
“Kemarin kita sudah bertemu perwakilan dari Bank Jatim di Bappeda bersama ibu Bupati, yang jelas untuk membahas soal perencanaan dan pelaksanaan. Ibu Bupati menghendaki RTH di Kedungmaling lebih banyak pohon-pohon, nuansa hijau sehingga bangunannya lebih sedikit,” katanya.
BACA JUGA:
Wali Kota Mojokerto Imbau Diversifikasi Pangan untuk Menjaga Ketahanan Pangan
Dalam pertemuan dengan pihak Bank Jatim, kata Zaqqi, pembangunan RTH diupayakan lebih banyak pohon-pohon daripada bangunan. Dalam waktu dekat setelah peresmian Kampung Anggur Majapahit 3, akan dilanjutkan dengan pembangunan RTH Kedungmaling.
“Kita akan segera realisasikan RTH Kedungmaling nanti terkoneksi dengan nuansa kampung anggur ini. RTH ini betul-betul fokus untuk penghijauan maka nanti di dalam RTH hanya boleh untuk jalan, jongging tidak boleh untuk jualan,” bebernya. [tin/beq]






