Ringkasan Berita:
- Dua SPPG di Kabupaten Madiun menghentikan operasional sementara akibat dana operasional belum cair.
- Penghentian layanan membuat ribuan siswa belum menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- BGN menyebut keterlambatan dipicu laporan administrasi pengelola dapur yang belum lengkap.
- Operasional dua SPPG ditargetkan kembali normal pada awal pekan depan setelah dana dicairkan.
Madiun (beritajatim.com) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Madiun mengalami gangguan layanan setelah dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menghentikan operasional sementara akibat belum menerima pencairan dana operasional.
Akibat kondisi tersebut, distribusi makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat yang berada dalam wilayah layanan kedua dapur tersebut terpaksa dihentikan sementara. Sejumlah siswa yang selama ini menerima manfaat program MBG pun belum mendapatkan layanan sebagaimana biasanya.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Madiun, Mohammad Ayub, membenarkan adanya penghentian operasional pada dua dapur SPPG, yakni di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, dan Desa Tiron, Kecamatan Madiun.
“Untuk sementara ada dua SPPG yang tidak beroperasi, yaitu di Pacinan dan Tiron,” ujar Ayub saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).
Meski demikian, Ayub menegaskan keterlambatan pencairan dana bukan disebabkan oleh kendala dari pemerintah pusat maupun Badan Gizi Nasional. Menurutnya, persoalan muncul akibat keterlambatan penyampaian laporan administrasi dari pengelola dapur.
Ia menjelaskan, sistem pencairan dana akan menunda pembayaran tahap berikutnya apabila laporan pertanggungjawaban belum lengkap atau terlambat diserahkan.
“Memang sebelumnya sempat ada keterlambatan pencairan secara nasional, tetapi sejak Senin lalu dana sudah cair. Untuk beberapa SPPG yang belum menerima, penyebabnya karena pelaporan administrasi terlambat. Jadi bukan kendala dari pusat, melainkan persoalan administrasi,” jelasnya.
Ayub mengatakan proses pencairan dana untuk dua SPPG tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (12/6/2026). Setelah dana diterima, operasional dapur dan distribusi makanan bergizi diperkirakan kembali berjalan normal pada awal pekan depan.
“Insya Allah Jumat sudah ada pencairan. Kalau prosesnya lancar, Senin nanti dapur sudah bisa kembali beroperasi dan layanan MBG berjalan seperti biasa,” pungkasnya. [rbr/beq]






