Probolinggo (beritajatim.com) – Aksi begal kembali terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Kali ini, pelaku menggunakan senjata air softgun dan celurit untuk melukai korbannya. Dua warga Kabupaten Pasuruan menjadi korban dalam aksi kejahatan ini.
Kejadian bermula saat Miftahul Ahyar (21) dan temannya, Toni, yang merupakan warga Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, sedang berteduh di sebuah warung tutup di Jalan Raya Curah Tulis, Kecamatan Tongas, pada Minggu (9/3/2025) pukul 02.00 WIB.
“Korban awalnya tidak mencurigai orang-orang tersebut, dikira ingin berteduh juga. Ternyata, kawanan begal tersebut mengancam korban dengan pistol air softgun dan celurit,” ungkap Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainal Arifin, Selasa (11/3/2025).
Ahyar mengendarai sepeda motor Honda PCX, sementara Toni mengendarai Honda Beat. Kedua korban mengalami luka-luka akibat aksi begal tersebut.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Untuk senjata yang digunakan pelaku adalah celurit dan senjata diduga air softgun,” lanjut Zainal.
Polisi telah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus begal ini. “Belum mas, masih dalam penyelidikan. Kami sudah membentuk tim untuk ungkap perkara tersebut,” tutupnya.
Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Probolinggo Kota. Polisi saat ini tengah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
Warga diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati saat berkendara di malam hari, terutama di daerah rawan kejahatan. (ada/ian)






