Jember (beritajatim.com) – Dua buah paku dan tiga benda asing yang belum teridentifikasi ditemukan di dalam tubuh Mohamad Vemas Agung (23), warga Dusun Lengkong, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang sempat dipasung karena gangguan jiwa.
Keberadaan benda-benda asing ini terungkap dari hasil foto ronsen dan cek kesehatan sebelum Vemas menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang, oleh Unit Pelaksana Teknis Lingkungan Pondok Sosial Dinas Sosial Jember dan relawan Ben Seromben Indonesia.
“Ada hitam-hitam yang kami tidak tahu itu apa, apakah gumpalan darah atau apa. Kami tidak bisa memastikan,” kata Kepala UPT Liposos Dinas Sosial Jember, Roni Effendi, Rabu (8/4/2026).
Pihak RSJ Lawang menyarankan agar persoalan ini diselesaikan dulu sebelum menjalani rawat kejiawaan.
“Karena itu butuh tindakan besar, misalkan terjadi apa-apa, kami langsung menghubungi keluarga bersangkutan. Ayah dan kakaknya meluncur ke RS Jiwa L:awang. Tindakan (operasi) besar ini butuh statement orang tua,” kata Roni.
Dari penjelasan keluarga diketahui bahwa Vemas memang sembarangan menelan benda-benda asing sejak lama. “Namun pihak keluarga tidak tahu apa saja yang dimakan,” kata Roni.
Vemas lebuh banyak diam saat ditanya. Sebelum dibawa ke RSJ Lawang, kakinya dirantai keluarga karena kerap berperilaku agresif.
Vemas menunjukkan perubahan perilaku dan perangai setelah mengalami cedera kepala saat kecelakaan sepeda motor pada 2018. Saat itu dia masih duduk di bangku SMP.
Keluarga sudah berupaya mengobati Vemas pada 2023. Namun dua bulan terakhir ini dia menolak makan dan minum obat. Dinsos dan relawan sosial kemudian mengevakuasinya kemarin ke RSJ Lawang. [wir/ian]






