Sumenep (beritajatim.com) – Dua korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara teridentifikasi merupakan warga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Keduanya adalah Dayu Nurmawati (39) dan Hardito (22), ibu dan anak asal Desa Saroka, Kecamatan Saronggi.
Jenazah tiba di rumah duka pada Sabtu (11/03/2023) dini hari. Dayu bersama anak sulungnya, Herdito, merupakan perantau yang mengadu nasib ke Jakarta. Mereka baru dua bulan tiba di ibu kota dan mencari nafkah dengan menjadi penjaga toko kelontong.
Dua anak Dayu yang lain, masing-masing Imama Nafiah dan Apria Ningsih tidak dibawa ke Jakarta. Mereka tinggal bersama kakeknya di Saronggi karena masih bersekolah.
Baca Juga:
Kebakaran Plumpang, 297 Warga Masih Mengungsi
Kepala Dinas Sosial P3A Sumenep, Ach. Zulkarnain mengatakan, jenazah kedua korban kebakaran tersebut tiba di rumah duka di Saronggi pada Sabtu dini hari dan langsung dimakamkan.
“Petugas dari Dinsos sejak semalam ada di lokasi untuk membantu proses kedatangan jenazah hingga pemakamannya,” katanya, Sabtu (11/03/2023).
Baca Juga:
Pengungsi Kebakaran Plumpang Butuh Matras, Air Bersih, dan Selimut
Sesuai instruksi Bupati, Ia mengaku siap untuk memberi perhatian khusus pada keluarga korban, terutama anak-anaknya. Pemkab Sumenep akan memberikan santunan pada ahli waris korban. Bahkan Bupati juga takziyah ke rumah duka.
“Sebagai bentuk kepedulian kami dari pemerintah daerah untuk keluarga korban, kami datang dan memberikan sedikit bantuan. Meski mereka juga sudah mendapat santunan dari Pertamina. Bagaimanapun, ini musibah. Tidak ada satupun yang menginginkan kejadian ini,” ujarnya. [tem/beq]






