Mojokerto (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dan sebuah truk di Jembatan Brangkal, Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (22/10/2026), mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Kedua korban merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor.
Kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Pengendara Honda Vario bernomor polisi S 5234 NAA, Dikky Putra Utama (30), warga Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, penumpangnya, Endah Mustika (29), warga Desa Trowulan, mengalami luka berat.
Meski sempat mendapatkan perawatan medis di RS Dian Husada, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Endah akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan truk yang meninggalkan lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota, Ipda Muhammad Jeepsal Putra Pratama, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai Dikky melaju dari arah timur ke barat atau dari Kota Mojokerto menuju Jombang. Pada saat bersamaan, sebuah truk melaju dari arah barat ke timur.
“Sesampainya di tempat kejadian perkara, sepeda motor tiba-tiba oleng dan menabrak median jalan. Pengendara dan penumpangnya kemudian terpental ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, truk yang melaju dari arah berlawanan berada di jalur tersebut,” ungkapnya.
Karena jarak sudah dekat, pengendara sepeda motor tertabrak truk hingga terjadi kecelakaan lalu lintas. Setelah kejadian, pengemudi truk tidak berhenti dan meninggalkan lokasi. Akibat kecelakaan itu, Dikky dievakuasi ke RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, sedangkan Endah dibawa ke RS Dian Husada.
“Berdasarkan hasil pendataan awal, kecelakaan diduga dipengaruhi kurangnya kehati-hatian pengendara sepeda motor saat melaju dan memperhatikan arus lalu lintas di depannya. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut,” jelasnya.
Hingga kini, kendaraan truk yang terlibat kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Sementara itu, Endah yang sebelumnya mendapatkan penanganan medis di RS Dian Husada akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Kendaraan korban sudah diamankan sebagai barang bukti. [tin/kun]






