Surabaya (beritajatim.com) – Niat melancarkan aksi jambret di Jalan Mayjend Sungkono, Kamis (01/12/2022) sekitar pukul 23.30 WIB, dua jambret Neviano (28) warga Sidoarjo dan Firmansyah (23) warga Babatan Wiyung malah mendapatkan perlawanan dari korbannya.
Akibat aksi melawan dari korban, kedua jambret tersebut jatuh.
Dari informasi yang dihimpun beritajatim, Firmansyah telah meninggal dunia dirumah sakit, Jumat (02/12/2022) lantaran luka di kepalanya.
Nimas (24) salah satu pegawai SPBU di sekitar lokasi mengatakan jika kedua jambret tersebut menggunakan sepeda motor Honda Beat L 5880 TS untuk beraksi. Saat itu, aksi tarik-tarikan dengan korban sempat terjadi.
“Sempat teriak mas minta tolong, pas dilihat ternyata korban itu langsung pergi. Mungkin karena takut mas tapi dua orang yang jatuh itu jambret mas,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jambret-surabaya”]
Nimas menambahkan, dalam kejadian itu, Firmansyah mengalami luka di kepala cukup parah hingga tak sadarkan diri. Sementara itu, Neviano hanya mengalami luka lecet di tangan.
“Yang satu dikira warga mati mas karena darahnya banyak. Pas di kepalanya mas luka,” imbuhnya.
Sementara itu, plt Ketua BPBD Kota Surabaya, Hidayat Syah mengatakan jika keduanya sempat dibawa ke RSUD Dr. Soetomo untuk mendapatkan perawatan.
“Sempat dibawa ke RS untuk perawatan. Memang yang satu parah karena luka dikepala,” tegasnya. (ang/ted)






