Ngawi (beritajatim.com) – Dua gudang pengolahan limbah kayu jati siap olah dilalap api di Ngawi. Api juga membakar mesin pengolah kayu.
Kebakaran hebat terjadi di dua gudang pengolahan limbah kayu jati Bamma Agasta yang terletak di pinggir jalan raya Ngawi-Solo tepatnya masuk Desa Jenggrik Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi pada Selasa (12/10/2021) pukul 02.00 wib.
Api dengan cepat meluluh lantakan seluruh limbah kayu jati siap olah yang berada di kedua gudang milik Yusuf Wibisono (55) . Api juga membakar mesin pengolah kayu.
Dengan peralatan seadanya sejumlah warga berusaha memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke rumah dan gallery furniture.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-ngawi”]
Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan menjangkau akses karena lokasi kebakaran berada di jalan sempit. Meski sudah menerjunkan tiga truk pemadam kebakaran namun api belum bisa juga dipadamkan. Bahkan api tak kunjung padam hingga berlangsung selama tiga jam.
‘’Jadi kita terima laporan pukul 02.00. Kami meluncur namun akses jalan terlalu sempit dan material limbah kayu jati. Sudah ads 11 tangki api agak sulit dijinakkan. ini yang terbakar tempat pengolahan limbah kayu jati,’’ kata Aris Priyo Darsono, Petugas Pemadam Kebakaran Ngawi.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara polisi masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab kedua gudang pengolahan limbah kayu jati itu terbakar. (fat/ted)






