Jombang (beritajatim.com) – Dua dusun yang ada di Desa Pucangsimo Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang diterjang angin puting beliung, Selasa (24/12/2024). Masing-masing adalah Dusun Pucanganom dan Simo.
Akibatnya, sekitar 22 rumah kondisinya rusak. Rata-rata kerusakan pada atap. Saat kejadian atap rumah tersebut beterbangan karena disapu angin kencang. Bukan hanya itu, tembok rumah warga juga ada yang rontok.
Sedangkan di jalanan, pepohonan roboh karena tak kuat empasan angin kencang. Suasanya cukup menegangkan. Warga berteriak minta tolong. Ada juga yang mengumandangkan azan. Harapannya, angin yang berhembus kencang segera reda.
Adalah Bahrus Sulton (51), warga Pucanganom yang panik dan mengumandangkan azan. Atap rumah Bahrus rontok diterpa angin. Awalnya, kata Bahrus, hujan deras mengguyur Desa Pucangsimo. Seiring dengan itu, angin berhembus kencang. Warnanya putih dan berputar-putar.
Sejurus kemudian, atap rumah milik Bahrus terbang. Bahrus langsung lari sambil menyuruh cucunya untuk keluar rumah. “Setelah itu saya mengumandangkan azan. Alhamdulillaj, semuanya selamat. Tapi atap rumah rusak,” katanya.
Bencana yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut langsung dilaporkan ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang. Tak berselang lama, petugas dating ke lokasi guna membantu warga.
Ari Rahman Hakim, petugas kaji cepat Pusdalops BPBD Jombang mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan di lapangan. Hasilnya, sebanyak 22 rumah mengalami kerusakan. Rata-rata kerusakan pada bagian atap.
“Beberapa ada tembok yang roboh. Kerusakan parah ada tiga rumah, sedangkan lainnya masuk rusak ringan. Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Pendataan terus kita lakukan,” pungkas Ari. [suf]






