Ponorogo (beritajatim.com) — Persepon Ponorogo menunjukkan mental pantang menyerah saat menjamu Persinga Ngawi pada laga lanjutan Liga 4 Jawa Timur Grup M di Stadion Gelora Batoro Katong (GBK), Ponorogo.
Sempat tertinggal dua gol, Laskar Suromenggolo mampu bangkit dan memaksa tamunya bermain imbang 2-2, hasil yang memastikan kedua tim melangkah ke babak 32 besar.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persepon langsung berupaya mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Namun, efektivitas permainan justru ditunjukkan Persinga Ngawi. Tim tamu mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan Persepon dan mencetak 1 gol pada babak pertama. Yakni ketika striker Persinga Ngawi, Riski Sena mampu membobol gawang kanten Persepon Ponorogo, Efandri pada menit 33. Hingga turun minum, tuan rumah harus menerima kenyataan tertinggal 0-1 dari Persinga Ngawi.
Situasi tersebut memaksa Persepon melakukan evaluasi cepat. Memasuki babak kedua, pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain yang langsung berdampak pada perubahan tempo permainan. Persepon tampil lebih agresif, berani menekan, dan meningkatkan intensitas serangan sejak peluit babak kedua dibunyikan. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, Persepon Ponorogo kebobolan lagi dari pemain Persinga Ngawi pada menit 50. Yuda Wisnu Pernama, pemain bernomor 11 itu, membobol gawang Efiandri dengan sepakan keras dari luar kotak pinalti.
Setelah tertinggal 2 gol, Persepon Ponorogo pun terus menekan pertahaman Persinga Ngawi. Tekanan beruntun pun akhirnya membuahkan hasil. Persepon berhasil memperkecil ketertinggalan, striker andalan Persepon Ponorogo, Ali Mustofa berhasil mengoyak jala gawang Persinga Ngawi. Pada menit 58 itu, Persepon Ponorogo memperkecil ketinggalan dengan skor 1-2. Pada menit 68, Persepon Ponorogo akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gelandang bertahan Persepon Ponorogo, Abdul Aziz mampu mencetak gol, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Persinga Ngawi hasil tendangan bebas. Gol penyeimbang tersebut mengangkat kembali kepercayaan diri pemain sekaligus menyulut semangat ratusan suporter yang ada di Stadion GBK Ponorogo.
Setelah skor imbang, Persepon tak mengendurkan tekanan. Beberapa peluang kembali tercipta, namun hingga menit-menit akhir pertandingan, tidak ada tambahan gol dari kedua kesebelasan. Persinga Ngawi juga berusaha merespons lewat serangan balik cepat, membuat laga berlangsung terbuka dan menegangkan.
Peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua pun dibunyikan wasit dengan skor tetap 2-2. Hasil ini memastikan Persepon Ponorogo dan Persinga Ngawi sama-sama mengamankan tiket ke babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur. Persepon Ponorogo berada di posisi kedua grup M dengan poin 5, di bawah Persinga Ngawi dengan Poin 7, dengan masing-masing tim sudah melaksanakan 3 pertandingan.
“Ya saya akui, anak anak tadi sempat nervous di babak pertama. Mungkin karena atmosfer dan tekanan, tapi Alhamdulillah di babak kedua bisa menyamakan kedudukan,” kata Manajer Persepon Ponorogo, Arif Budianto, seusai pertandingan. (end/ted)






