Tuban (beritajatim.com) – Tri Astuti, anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Tuban dari Fraksi Gerindra, meminta agar anggaran miliaran rupiah untuk program IT guru penggerak dapat segera dialokasikan.
Menurut Anggota Komisi IV ini, sumber pendanaan untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di dunia pendidikan berasal dari tiga saluran, yang jika dijumlahkan mencapai Rp 7,4 miliar.
Pertama, anggaran TIK berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023, dengan jumlah sekitar Rp 6 miliar. Kedua, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan dana sekitar Rp 1,4 miliar. Dan ketiga, dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) Kinerja yang langsung ditransfer ke masing-masing lembaga sekolah.
BACA JUGA:
Tuban Kekurangan Guru Penggerak, Sepi Peminat
“Total anggaran untuk tahun 2023 mencapai Rp 7,4 miliar, belum termasuk anggaran dari BOS Kinerja,” ungkap Tri Astuti pada Minggu (30/7/2023).
Tri Astuti, yang akrab disapa Astuti, menyampaikan bahwa ada keluhan mengenai minimnya jumlah guru penggerak di Kabupaten Tuban. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata banyak guru yang mengalami kesulitan dalam proses seleksi karena melibatkan teknologi informasi (IT).
“Mereka menghadapi kesulitan, dan anggaran sebesar itu seharusnya dapat digunakan untuk membantu pembelajaran bagi para guru. Tujuannya adalah agar mereka dapat mengikuti perkembangan teknologi saat ini,” ujar Astuti.
BACA JUGA:
Kabupaten Tuban Butuh 130 Kepala Sekolah
Astuti menegaskan bahwa sekolah-sekolah harus memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh negara melalui tiga sumber anggaran tersebut. “Sebagai seorang guru, kita tidak boleh berhenti belajar. Mengapa? Karena kurikulum yang diterapkan oleh Kementerian Kebudayaan dan Riset ini menuntut kita untuk terus meningkatkan kemampuan diri,” jelasnya.
Astuti juga menyampaikan bahwa program ini harus sesuai dengan perkembangan zaman yang semuanya telah bertransformasi menjadi digital. “Kita berada di era digital, dan jika kompetensi guru tetap pada tingkat yang biasa-biasa saja, bagaimana siswa bisa mengikuti perkembangan kurikulum?” tambahnya. [ayu/suf]
![DPRD Tuban Dorong Pemanfaatan Anggaran Rp 7,4 Miliar untuk Program IT Guru Penggerak Komisi IV anggota DPRD Tuban, Tri Astuti bersama Kepala Dinas Pendidikan Tuban dan KPR [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/07/EGA_1795.jpg)





