Surabaya (beritajatim.com) – Kondisi memprihatinkan banyak pasar tradisional di bawah naungan PD Pasar Surya menjadi sorotan Komisi B DPRD Surabaya. Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Mahfudz, mengungkapkan pembenahan massif diperlukan untuk menghidupkan kembali pasar-pasar tersebut.
“Banyak pasar kondisinya memprihatinkan. Sepi pengunjung dan pedagang pun merana,” ujar Mahfudz di DPRD Surabaya, Selasa (14/5/2024).
Mahfudz menunjuk contoh Pasar Wonokromo dan Kapas Krampung sebagai pasar yang masih ramai. Namun, secara keseluruhan, banyak pasar lain yang kondisinya jauh dari ideal.
Menurutnya, kunci kebangkitan pasar-pasar tersebut terletak pada revitalisasi. “Pasar-pasar ini perlu dipercantik dan ditata dengan baik,” kata dia.
Namun, Mahfudz menyadari bahwa PD Pasar Surya tidak memiliki modal yang cukup untuk melakukan revitalisasi. Saat ini, PD Pasar Surya bahkan masih menanggung utang pajak senilai Rp15-18 miliar.
“PD Pasar kondisinya masih sakit, tidak bertumbuh, dan masih punya hutang pajak antara Rp15 sampai 18 miliar,” ungkap Mahfudz.
Oleh karena itu, Mahfudz mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk memberikan penyertaan modal kepada PD Pasar Surya.
“Satu-satunya jalan bagi PD Pasar supaya bergerak dan bangkit ya penyertaan modal. Tanpa itu susah. Bisa tapi pelan,” tegasnya.
Dia berharap penyertaan modal ini dapat digunakan untuk membiayai revitalisasi pasar-pasar tradisional sehingga menjadi lebih menarik bagi pengunjung dan pedagang.
“Dengan revitalisasi, diharapkan pasar-pasar tradisional ini bisa kembali ramai dan menjadi pusat ekonomi kerakyatan,” pungkas Mahfudz.
Sebelumnya, Direktur Utama PD Pasar Surya, Agus Priyo mengatakan pihaknya akan merenovasi beberapa pasar di Surabaya dengan bantuan Pemkot Surabaya. Yaitu, Pasar Kembang dan Pasar Pakis. Pasar Tunjungan juga akan menjadi fokus selanjutnya untuk renovasi.
“Kedua pasar itu menjadi atensi karena Pasar Kembang bekas kebakaran dan Pasar Pakis bangunannya sudah kurang layak,” tutur Agus Priyo usai Beritajatim Digital Award beberapa waktu lalu.
Agus menuturkan saat ini pihaknya juga fokus membangun kepercayaan diseluruh stakeholder pasar.
“Pertama ketika saya masuk menjadi Dirut PD Pasar Surya saya ingin ada Corporate Rebranding, jadi bagaimana trust itu bisa dibangun diseluruh stakeholder di pasar,” tutur Agus.
“Alhamdulillah saat ini kita mendapatkan kepercayaan termasuk dari pemkot surabaya jadi insya allah pada tahun ini ada dua pasar yang akan betul-betul menjadi atensi,” pungkas dia. [asg/beq]






