Probolinggo (beritajatim.com) – Proyek pembangunan gedung Inspektorat Kota Probolinggo di Jalan Mastrip kembali memanas. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD, Dinas PUPR, dan pihak rekanan CV Tujuh April, Senin (3/11/2025) siang, kontraktor disorot karena dugaan ketidaksiapan dari sisi teknis maupun finansial.
Anggota Komisi III DPRD, Robet Riyanto, menegur kontraktor dengan nada tinggi.
“Kalau kontraktor tidak punya uang, jangan nawar! Ini bukan proyek kecil. Ini uang rakyat Kota Probolinggo. Saya trenyuh dengan Inspektorat — sudah bertahun-tahun mereka tidak punya gedung sendiri. Kalau ini gagal lagi, negara yang rugi,” tegas Robet.
Robet menuntut keputusan tegas agar proyek bisa berjalan atau kontraktor mundur.
“Kalau siang ini bisa diputuskan lanjut, ya lanjut. Tapi kalau tidak bisa ambil keputusan, lebih baik keluar saja. Jangan buang waktu kami,” lanjutnya.
Nada tegas Robet mencerminkan kekecewaan DPRD terhadap kinerja kontraktor yang dinilai tidak siap dari sisi teknis maupun keuangan.
Pengawas proyek, Edi Geol, menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini merupakan lanjutan dari pekerjaan sebelumnya, namun terkendala perbedaan gambar teknis antara dokumen lama dan kondisi lapangan, sehingga perlu penyesuaian dari awal.
Dari pihak rekanan, Rino, bagian keuangan CV Tujuh April, mengakui bahwa dana perusahaan menipis, meski sebagian besar item telah dipesan dan beberapa pekerjaan berjalan.
“Beberapa kusen pintu aluminium sudah terpasang, tinggal kusen jendela. Dana memang terbatas, tapi kami berusaha lanjut. Insya Allah proyek ini bisa tuntas,” kata Rino.
Pernyataan tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai masalah likuiditas yang berpotensi menghambat kelanjutan proyek bernilai miliaran rupiah ini.
Komisi III menegaskan akan mengawasi ketat dan menindaklanjuti hasil rapat untuk memastikan tidak ada lagi proyek strategis pemerintah yang berhenti di tengah jalan.
“Kita bicara soal tanggung jawab moral dan hukum. Kalau proyek ini macet lagi, masyarakat yang menanggung akibatnya,” tandas Robet menutup rapat. [ada/beq]






