Malang (beritajatim.com) – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang berkomitmen penuh dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, dengan fokus utama pada sektor kesehatan dan pendidikan. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zia’ul Haq, menegaskan bahwa pemenuhan layanan kesehatan dan pendidikan adalah prioritas yang harus dijalankan oleh pemerintah daerah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah pusat sudah mengamanahkan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Sudah sepatutnya hal ini juga dapat diimplementasikan oleh pemerintah daerah,” jelas Zia, Kamis (31/10/2024).
Zia memaparkan sejumlah isu yang memerlukan perhatian serius, khususnya terkait dengan layanan kesehatan. Salah satu fokusnya adalah pemenuhan layanan BPJS melalui program PBID (Pembiayaan BPJS Daerah) yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Malang. Meskipun Kabupaten Malang sudah memiliki Universal Health Coverage (UHC), terdapat beberapa kendala, termasuk tunggakan yang mencapai miliaran rupiah.
“Kami berharap program ini dapat segera dibenahi agar masyarakat tidak bingung dalam memperoleh layanan BPJS melalui PBID,” tambahnya.
Selain kesehatan, Zia juga menyoroti pentingnya program makan siang bergizi yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pemenuhan gizi bagi siswa, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Tentu pelaksanaannya harus direncanakan matang-matang, terutama dengan mempertimbangkan luasnya wilayah Kabupaten Malang yang mencakup 33 kecamatan, 378 desa, dan 12 kelurahan dengan jumlah penduduk hampir 2 juta jiwa. Pemetaan yang tepat diperlukan agar penyalurannya efektif dan tepat sasaran,” ujar Zia.
Melalui dukungan penuh Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat, dengan sektor kesehatan dan pendidikan sebagai pilar utamanya. [yog/beq]






