Pasuruan (beritajatim.com) – Rapat paripurna digelar DPRD Kabupaten Pasuruan. Agendanya, mendengar tanggapan masing-masing komisi dalam LKPJ Bupati Pasuruan 2022. Dalam penyampaiannya ada dua komisi yang membacakan pandangannya, yakni komisi I dan komisi III. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf juga hadir dalam forum tersebut.
Ada beberapa hal yang disoroti oleh komisi III. Di antaranya yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan. Pasalnya sampai saat ini masih banyak penerangan jalan umum (PJU) yang mati dan membahayakan warga. “Kalau jalannya gelap akan meningkatkan angka kecelakaan, mengingat akan banyaknya warga yang mudik lebaran. Dan akan banyak juga angka kriminalitas akibat jalanan yang gelap,” kata Mahdi Haris, Wakil Ketua Komisi III, Senin (20/3/2023).
Tak hanya itu, politisi muda Partai Golkar ini juga menyoroti Dinas Kawasan Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pasuruan. Haris mengatakan bahwa saat ini masih banyak rumah tak layak huni, sehingga dirinya menyarankan agar dinas tersebut eningkatkan kinerja.
BACA JUGA:
Komisi IV DPRD Pasuruan Kebut Rapat Kerja dengan 7 OPD
Banyaknya jalan berlubang di wilayah Kabupaten Pasuruan juga menjadi perhatiannya. Menurutnya, jika fasilitas umum seperti jalan diperbaiki dengan baik, maka akan menaikkan pertumbuhan ekonomi.
Sedangkan untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Mahdi Haris yang juga sebagai juru bicara mengatakan bahwa harus ada penindakan khusus terkait sampah. “Kalau terkait tambang, Dinas harus tegas dalam menjaga lingkungan,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan akan mengkaji lebih dalam. “Kita akan menyiapkan itu, sehingga fasilitas umum dapat segera dimanfaatkan oleh nasyarakat dengan baik,” ujarnya. [ada/suf]






