Jember (beritajatim.com) – Dua fraksi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, yakni Fraksi Partai Nasional Demokrat dan Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya (GIB) meminta pemerintah daerah setempat untuk membantu pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama.
RSNU dibangun di atas lahan seluas kurang lebih lima ribu meter persegi dan peletakan batu pertamanya dilaksanakan di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Rabu (18/5/2022) sore. Saat itu, Bupati Hendy Siswanto didaulat menjadi penasihat panitia pembangunan rumah sakit tersebut.
“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Jember untuk mengalokasikan anggaran perencanaan pembangunan RSNU dalam Perubahan APBD 2023 dan ditindaklanjuti dengan rencana penganggaran pembangunan dalam APBD 2024,” kata David Handoko Seto, Ketua Fraksi Partai Nasdem.
Sementara itu, juru bicara Fraksi GIB Reza Fatony Amanullah mengingatkan bahwa Bupati Hendy Siswanto ikut serta meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit NU Jember bersama Ketua Umum Pengurus Besar NU KH Yahya Cholil Staquf tahun lalu.
“Kami, sebagai bagian dari rakyat Jember tentu sangat berharap pembangunan RSNU ini bisa menjawab kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang selama ini dikover oleh beberapa rumah sakit daerah maupun swasta di Jember,” kata Reza.
Menanggapi permohonan dua fraksi itu, Bupati Hendy Siswanto menyambut baik dan mendukung pembangunan Rumah Sakit NU. Namun pemberian bantuan tak bisa begitu saja dilakukan. “Terlebih dahulu memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta regulasi yang berlaku,” katanya, dalam sidang paripurna Perubahan APBD 2023, di gedung DPRD Jember, Selasa (26/9/2023) malam. [wir]






