Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur meninjau revitalisasi SD Budi Yakin di Surabaya.
- Sekolah tersebut menjadi penerima program revitalisasi dan bantuan Smart TV dari pemerintah pusat.
- Cahyo Harjo Prakoso menyebut peningkatan infrastruktur sekolah penting untuk mencetak generasi unggul.
- Revitalisasi dilakukan setelah kondisi bangunan sekolah sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, meninjau pelaksanaan program revitalisasi SD Budi Yakin di Jalan Rangkah Besar, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Selasa (28/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah hingga bantuan Smart TV, berjalan sesuai sasaran.
Cahyo mengatakan SD Budi Yakin menjadi salah satu sekolah penerima program revitalisasi yang diinisiasi pemerintah pusat. Selain perbaikan sarana dan prasarana, sekolah tersebut juga telah menerima bantuan Smart TV guna mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi.
“Hari ini kami meninjau langsung salah satu sekolah dasar penerima manfaat program revitalisasi sekolah yang diinisiasi Bapak Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya adalah SD Budi Yakin di Kota Surabaya,” kata Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur itu.
Menurut Cahyo, program revitalisasi sekolah mencerminkan komitmen pemerintah dalam menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Karena itu, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan harus terus dilakukan agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik.
“Ini menjadi gambaran komitmen pemerintah bahwa pendidikan adalah salah satu fondasi penting pembangunan masa depan bangsa,” ujarnya.
Ketua DPC Gerindra Surabaya itu menilai kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan kompetensi tenaga pendidik. Infrastruktur sekolah yang memadai juga menjadi faktor penting dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme.
“Ketika kualitas infrastruktur baik, kurikulum baik, tenaga pendidik baik, dan anak-anak semangat belajar, insyaallah kita akan melahirkan generasi penerus yang cerdas, berintelektual, dan berkarakter,” tegasnya.
Cahyo mengungkapkan sebelum direvitalisasi, kondisi SD Budi Yakin cukup memprihatinkan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan, mulai dari atap yang bocor hingga fasilitas yang kurang layak sehingga mengganggu proses belajar mengajar.
“Saya mendapat informasi sekolahnya bocor, atapnya rusak, dan kondisinya sangat memprihatinkan. Karena itu langsung kami ajukan ke pemerintah pusat,” katanya.
Setelah revitalisasi selesai, para siswa kini dapat belajar di ruang kelas yang lebih nyaman, bersih, dan representatif. Menurut Cahyo, kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
“Alhamdulillah yang terpenting hari ini adik-adik kita sudah bisa mengakses ruang sekolah yang nyaman dan bersih. Mudah-mudahan ini menjadi semangat baru bagi mereka untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. [asg/beq]






