Magetan (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Magetan mengunjungi kawasan Totok, Kelurahan Maospati, Kecamatan Maospati, untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak penggusuran rumah di atas lahan milik Pemerintah Daerah.
Sebagai bentuk solidaritas, DPD Partai Golkar Magetan menyerahkan bantuan senilai Rp15 juta kepada warga terdampak pada Senin (23/6/2025) Bantuan ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban mereka yang kehilangan tempat tinggal dan kesulitan menjalankan usaha
Anggota DPD Partai Golkar Magetan Didik Haryono menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada bantuan resmi dari Dinas Perdagangan (Disperindag) maupun Pemerintah Kabupaten Magetan. “Faktanya bahwa sampai hari ini tidak ada bantuan sama sekali dari Dinas Perdagangan maupun Pemkab,” ujarnya, Selasa (24/6/2025)
Diketahui, setiap kepala keluarga hanya menerima santunan sebesar Rp2 juta yang berasal dari kelurahan. “Rp2.000.000 itu hanya cukup untuk ngekos 4 bulan. Biaya kos itu rata-rata minimal Rp500.000 per bulan,” jelasnya.
Pihak Golkar Magetan menilai, walaupun warga tidak memiliki hak kepemilikan atas tanah yang ditempati, namun mereka tetap merupakan bagian dari masyarakat Magetan yang patut dibantu. “Maka kami berharap pemerintah daerah peduli, kan ada anggaran dana tak terduga atau dinas atau siapa saja lah pemerintah daerah itu juga menunjukkan kepedulian,” tegasnya.
Diketahui, ada sekitar 18 KK yang digusur karena menempati lahan milik Pemkab Magetan. Lokasi tersebut digusur dan akan dibangun sejumlah lapak UMKM untuk menunjang bangunan Pasar Hewan Maospati yang bakal dipindah di dekat lokasi tersebut.
Hingga saat ini, pihak kelurahan Maospati masih membantu warga yang pindah untuk mengangkut sejumlah barang meski secara bertahap. Jika seluruh warga yang tinggal di lahan tersebut sudah pindah, maka kemudian bangunan akan dirobohkan menggunakan alat berat. [fiq/ian]






