Lamongan (beritajatim.com) – Pada Juli 2024, dosen-dosen dari Program Studi Sosiologi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) melakukan pengabdian masyarakat di Desa Tejoasri, Kabupaten Lamongan.
Dengan tema “Pemberdayaan Kader PKK dalam Penguatan Ketahanan Keluarga di Desa Tejoasri,” kegiatan ini dipimpin oleh dosen FISIP UWKS yaitu Azizah Alie, Yelly Elanda, dan Abdus Sair.
Tujuannya adalah meningkatkan partisipasi dan keterlibatan kader PKK dalam program penguatan ketahanan keluarga di desa tersebut.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader PKK dalam mengelola program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan keluarga.
“Melalui PKK, kita bisa membangun ketahanan dalam rumah tangga,” ujar Abdus Sair.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari Kepala Desa Tejoasri, Yusuf Bakhtiar. “Kegiatan ini akan berdampak baik bagi kehidupan rumah tangga masyarakat sekitar, khususnya Desa Tejoasri. Kami berterima kasih kepada tim pengabdian masyarakat karena sudah bersedia membagikan ilmunya kepada kami,” ungkapnya.
Pengabdian masyarakat oleh dosen Program Studi Sosiologi UWKS ini menunjukkan komitmen universitas dalam berkontribusi pada pembangunan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa serta menginspirasi dosen dan mahasiswa lainnya dalam melakukan pengabdian masyarakat.
Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini juga melibatkan beberapa mahasiswa, yaitu Aprillia Dwi Mulyani, Amelia Defi Ludiana, dan Noor Laili Mardziana Arinta. Tim pengabdian masyarakat memberikan sosialisasi dengan materi tentang ketahanan dalam rumah tangga, terutama ketahanan fisik keluarga.
“Kegiatan dihadiri oleh 30 anggota sekaligus kader PKK Desa Tejoasri. Mereka menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias dan memberikan banyak pertanyaan terkait ketahanan dalam rumah tangga,” kata Yelly.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Tejoasri dalam meminimalisir permasalahan terkait ketahanan keluarga, serta menambah wawasan dan pengetahuan kader PKK dan masyarakat tentang pentingnya ketahanan keluarga. (ted)






