Surabaya (beritajatim.com) – El Barca tengah diterpa badai krisis dari segi finansial, hingga akhirnya mereka harus rela melepas beberapa pemain kunci. Krisis itupun berdampak pada performa Barcelona baik di level Liga Spanyol maupun UCL.
Tercatat Barcelona alami kekalahan beruntun dengan skor cukup telak. Catatan buruk juga terjadi karena Barcelona hanya sedikit melakukan shot on goal pada gawang musuh.
Bahkan pada laga melawan Bayern Munchen, Barcelona tidak tercatat satupun melakukan tembakan yang mengarah ke gawang Neuer. Buntut dari performa buruk Blaugrana ini membuat penggemar geram, hingga menuntut manajemen klub agar segera memecat orang yang paling patut disalahkan yaitu Ronald Koeman.
Ronald Koeman memang sering membuat keputusan aneh selama menjadi pelatih Barcelona. Termasuk keputusan saat mendepak Luis Suarez dan lebih memilih Lord Braithwaite. Namun, selain dosa itu masih ada beberapa catatan yang patut diingat dari Koeman.
Sering Menyalahkan Pemain
Ronald Koeman merupakan pelatih yang terbuka mengkritik pemain. Koeman seolah tidak ragu jika hasil buruk di lapangan adalah salah pemainnya sendiri. Salah satunya yaitu hubungan buruknya dengan Luis Suarez. la membiarkan Suarez pergi dari Barcelona ke Atletico Madrid.
Koeman Mengubah Ciri Khas Formasi Tiki-Taka
Barcelona merupakan klub yang memiliki filosofi bermain khas. Tiki-taka menjadi identitas klub yang diwariskan secara turun-temurun dan diajarkan sejak usia dini. Koeman meninggalkan taktik 4-3-3 menjadi 4-2-3-2.
Koeman Sosok Pesimistis
Ronald Koeman terlihat mudah menyerah dan sikap realistisnya bisa jadi bumerang untuk dirinya sendiri. Musim lalu, Barcelona gagal di La Liga dan Liga Champions. Padahal, dari segi permainan Barcelona dianggap tidak cukup impresif. Terbaru, Barcelona mengalami dua kekalahan memalukan di Liga Champions.
[berita-terkait number=”5″ tag=”barcelona”]
A Club Man
Ronald Koeman selalu ingin terlihat sebagai ‘a club man’. Koeman tidak mempermasalahkan kepergian Luis Suarez, Lionel Messi, Antoine Griezmann maupun Emerson Royal dari klub.
Perjudian yang Gagal
Selain perubahan taktik dan gaya bermain, Koeman juga melakukan beberapa perjudian lain yang bahkan tidak membuahkan hasil maksimal. Salah satunya yaitu kedatangan Luuk de Jong ke Barcelona sebagai pengganti Griezmann. Ia bahkan menganggap Luuk de Jong lebih baik dari Neymar.
Akankah Barcelona terus mempertahankan Ronald Koeman? Atau dirinya segera angkat koper karena Barcelona terus alami performa buruk. [dan]






