Surabaya (beritajatim.com) – Melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman memang menyenangkan, namun ketika liburan akan berakhir tentu saatnya pulang ke rumah untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Saat pulang dari perjalanan mudik, ada beberapa doa yang bisa diamalkan umat Muslim. Salah satunya yaitu memohon ampunan kepada Allah.
Dilansir dari laman NU Online, berikut bacaan doa ketika pulang dari perjalanan dengan memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana doa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam sebagai berikut :
[berita-terkait number=”5″ tag=”doa”]
تَوْبًا تَوْبًا، لِرَبِّنَا أَوْبًا، لَا يُغَادِرُ حَوْبًا
Tauban, tauban, li rabbinâ, lâ yughâdiru hauban.
Artinya : “Terimalah tobat kami, terimalah. Kepada Tuhan kami, kami kembali. Pertobatan yang tidak menyisakan dosa.”
Doa ini dikutip Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar berikut ini:
روينا في كتاب ابن السني عن ابن عباس رضي الله عنهما قال: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا رجع من سفره، فدخل على أهله قال: توبا توبا، لربنا أوبا، لا يغادر حوبا
Artinya : “Diriwayatkan kepada kami di Kitab Ibnu Sinni dari Ibnu Abbas RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam sepulang dari perjalanan, lalu menemui keluarganya, berdoa, ‘Tauban, tauban, li rabbinâ, lâ yughâdiru hauban,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 194-195).
Tetapi persis saat membuka kunci pintu dan sebelum melangkahkan kaki, umat Muslim dianjurkan mengucapkan salam meskipun rumah dalam keadaan kosong sebagaimana salam Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam berikut ini:
السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
Assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillahis shâlihîn
Artinya : “Semoga Allah melimpahkan kesejahteraan untuk kami dan untuk para hamba Allah yang saleh.”
Itulah doa ketika pulang dari perjalanan mudik dan doa sebelum masuk rumah. Doa ini mengandung makna yang baik. Semoga permohonan ampunan kepada Allah ini menjadi awal yang baik untuk mengisi kembali rumah setelah ditinggal sekian hari. (nap)






