Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah rumah di Jalan Banyu Urip Wetan 2, Kecamatan Sawahan, Surabaya, dibobol maling. Sejumlah uang dan emas raib.
Insiden itu berlangsung pada Minggu (08/5/2022). Saat itu, pemilik rumah bernama Sunarti bersama keluarganya sedang unjung-unjung ke rumah saudaranya.
“Aku unjung-unjung ke rumah saudara di Tambak Pring yang sudah saya anggap seperti ibu sendiri. Anak saya sama temannya di gang 3, mau ketemu sama teman SD,” kata Suharti, Senin (9/5/2022).
Sunarti mengatakan rumahnya dalam keadaan kosong sejak pukul 11.00 WIB. Dia baru kembali ke rumah pada pukul 15.20 WIB.
Saat pulang, dia mendapati gembok rumah sudah raib. Padahal, dia sangat yakin sudah mengunci pintu rumah dan pagar sebelum berangkat.
Hilangnya gembok pagar itu memunculkan kecurigaan. Walhasil, Suharti langsung mengecek kondisi barang-barang di dalam rumah.
Dia pun kaget mendapati barang-barang di dalam rumah sudah dalam kondisi berantakan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Surabaya”]
Sejumlah barang berharga seperti gelang dan kalung emas hilang. Pun demikian dengan uang dengan nominal sekitar Rp 15 juta turut digondol pencuri.
“Habis itu saya teriak-teriak ke tetangga, kalau rumah saya kerampokan,” jelasnya.
Suharti mengaku sudah melaporkan ke RT hingga Polsek Sawahan.
“Sudah laporan ke Pak RT dan Polsek Sawahan,” tegasnya.
Beritajatim berusaha mengkonfirmasi masalah ini ke Kanitreskrim Polsek Sawahan, Iptu Shokip. Tetapi belum ada jawaban.
Beritajatim lantas menghubungi Kompol A Rizky Fardian lewat pesan singkat dan telepon namun belum juga memberikan jawaban. (ang/beq)






