Pasuruan (beritajatim.com) – Sebuah rumah di Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dibobol maling ketika pemiliknya sedang keluar mengikuti acara karnaval dan sound horeg. Kejadian ini membuat korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Peristiwa itu menimpa rumah milik Khusnul Musafak yang beralamat di Jalan Manggis, Lingkungan Tulang. Ia bersama keluarga meninggalkan rumah sejak pagi untuk menikmati hiburan karnaval di desanya.
Kejadian ini terjadi pada Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 17.30 WIB, korban pulang sendirian ke rumahnya. Saat masuk, ia mendapati jendela samping sudah dalam keadaan terbuka dan terlihat bekas congkelan.
Korban kemudian masuk ke ruang tengah untuk memeriksa keadaan. Ia terkejut ketika menemukan isi lemari pakaian di kamarnya sudah berantakan.
Dari hasil pengecekan, perhiasan emas milik korban raib digondol maling. Barang yang hilang antara lain lima cincin emas, empat anting, enam gelang, serta uang tunai Rp1,5 juta.
Tak hanya itu, satu unit handphone milik korban juga ikut hilang. Jika ditotal, kerugian yang diderita korban mencapai sekitar Rp23,5 juta.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. “Petugas Polsek Prigen langsung turun melakukan olah TKP begitu mendapat laporan dari korban,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).
Polisi menemukan bukti adanya pengerusakan jendela rumah akibat dicongkel. Selain itu, kondisi isi lemari yang berserakan juga menjadi petunjuk kuat aksi pencurian.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. “Pelaku masih dalam lidik, dan tim kami sedang melakukan pengembangan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” jelas Iptu Joko.
Pihak kepolisian mengimbau warga agar lebih waspada saat meninggalkan rumah untuk kegiatan di luar. “Kami sarankan masyarakat memastikan keamanan rumah, serta segera melapor jika melihat hal mencurigakan di lingkungan,” tegas Joko. (ada/kun)






