Lamongan (beritajatim.com) – Angin puting beliung yang melanda Lamongan mengakibatkan puluhan rumah di 2 Kecamatan mengalami kerusakan yang cukup parah. Bahkan, sejumlah pohon pun bertumbangan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, terjadinya angin puting beliung ini bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Muhammad Muslimin mengungkapkan, puluhan rumah yang rusak ini yakni 12 rumah di Kecamatan Kembangbahu dan 12 rumah di Kecamatan Karanggeneng. Menurutnya, tingkat kerusakannya pun beragam.
“Di Kecamatan Karanggeneng, ada 12 rumah warga yang rusak di Dusun Mbekanan, Desa Banteng Putih. Lalu, di Kecamatan Kembangbahu juga ada 14 rumah di Desa Tlogoagung, yang mengalami rusak ringan hingga berat,” kata Muslimin kepada wartawan, Jumat (10/12/2021).
Lebih lanjut, Muslimin mengatakan, hujan disertai angin di Dusun Mbekanan ini juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga hingga genteng rumahnya rusak dan berserakan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Disebutkan Muslimin, tercatat setidaknya ada 26 batang pohon jati yang tumbang di Dusun Mbekanan Desa Banteng Putih ini. Alhasil, akses jalan pertanian setempat pun terganggu.
“Ada 26 pohon Jati yang tumbang, rata-rata berdiameter sekitar 10 sampai 30 cm. Hingga hari ini, pemotongan terhadap pohon yang tumbang dan perbaikan rumah masih terus dilakukan oleh petugas,” bebernya.

Oleh sebab itu, lanjut Muslimin, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lamongan bersama perangkat desa, Polsek, dan Koramil setempat melakukan asesmen ke rumah warga yang terdampak angin puting beliung. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” sambungnya.
Terakhir, Muslimin mengimbau, agar masyarakat selalu siaga menghadapi perkembangan cuaca dan tidak melakukan aktifitas di luar rumah apabila terjadi hujan disertai angin kencang. “Selalu siaga dan tingkatkan kewaspadaan,” imbaunya.[riq/ted]






