Lamongan (beritajatim.com) – Usai dibantai Bhayangkara FC dengan skor telak 4-0, kini Persela Lamongan harus kembali ditekuk oleh PSS Sleman dengan skor 3-2, dalam laga lanjutan BRI Liga 1, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (24/3/2022).
Hasil tersebut membuat Persela menggenapkan rekor tak pernah menangnya menjadi 24 kali secara beruntun. Sementara bagi Super Elja, julukan PSS Sleman, kemenangan ini mengakhiri rentetan hasil negatifnya di Liga 1 2021-2022.
Selama jalannya pertandingan di babak pertama, PSS Sleman sudah tampak mendominasi. Namun karena keasyikan menyerang, gawang PSS justru dibobol lebih dulu oleh Persela melalui Gian Zola pada menit ke-28.
Keunggulan Persela tak bertahan lama, tiga menit berselang, ternyata PSS mendapat hadiah penalti usai salah seorang pemain Persela melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Kemudian Kim Kurniawan sebagai eksekutor berhasil mengoyak jala gawang Persela dan merubah skor menjadi 1-1.
Selanjutnya kedua tim sama-sama melakukan jual beli serangan. Peluang sempat didapatkan oleh striker Persela Jose Wilkson, tapi sayang sepakannya masih bisa diatasi oleh kiper PSS, Miswar Saputra.
Tak mau kalah, PSS terus menggempur lini pertahanan Persela. Terbukti, pada menit ke-39 PSS berhasil membalikkan kedudukan 2-1. Umpan Kim Kurniawan berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Mario Maslac.
Usai turun minum, PSS tak menurunkan tempo permainannya meski sudah unggul. Serangan demi serangan terus digencarkan oleh para pemainnya. Tak disangka, Persela justru berhasil menyamakan kedududukan 2-2 melalui gol yang dicetak oleh Jose Wilkson pada menit 57.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persela”]
Pertandingan semakin berlangsung seru. Sayangnya, papan skor kembali berubah usai pemain Persela membuat kesalahan dengan menjatuhkan pemain lawan di kotak penalti pada menit 62.
PSS yang mendapat hadiah penalti dari wasit pun tak tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dave Mustaine yang menjadi eksekutor berhasil menggetarkan gawang Persela dan membuat PSS kembali unggul 3-2.
PSS yang merasa masih belum nyaman terus berusaha untuk menambah keunggulan. Namun, upaya tersebut sulit membuahkan hasil karena Persela sangat kokoh di lini pertahanan. Skor 3-2 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Diketahui, saat ini PSS mengakhiri puasa kemenangan dalam 6 laga terakhirnya dan merangkak ke peringkat 13 klasemen sementara. PSS Sleman juga melebarkan jarak dari Persipura Jayapura di zona merah, dengan unggul 6 poin di atasnya.
Sementara Persela sudah dipastikan absen di Liga 1 musim depan menyusul Persiraja Banda Aceh. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini tetap mendekam di peringkat 17 dengan hanya mengoleksi 21 poin. [riq/suf]






