Sumenep (beritajatim.com) – Pertandingan babak penyisihan grup M Liga 3 PSSI Jatim, di Stadion A Yani Sumenep, Kamis (07/12/2023) antara Perssu Madura City melawan Persesa Sampang berakhir dengan skor 6-1 untuk tuan rumah.
Pelatih Kepala Persesa Sampang, Yanto Imam mengakui keunggulan tim Perssu MC dibanding anak asuhnya. “Kalau dari sisi kualitas, kami memang di bawah Perssu. Tim sepak bola Sumenep ini lebih kuat, lebih tegar dan tegas saat di lapangan,” katanya.
Ia mengungkapkan, kekalahan timnya juga dipicu karena mental pemain yang ‘down’ sejak kekalahan melawan Persepam Pamekasan pada laga sebelumnya.
“Kemarin saat laga kontra Persepam, anak-anak punyaa cukup banyak peluang, tapi tidak bisa jadi gol. Sebaliknya, Persepam langsung menyerang, langsung bisa berbuah 2 gol. Ini yang membuat mental anak-anak down,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Yanto, pemainnya sebagian besar kecapekan, sehingga kurang konsentrasi saat bermain. “Pemain kami capek. Perjalanan dari Sampang, langsung main disini. Sampai sini juga tidak ada tempat istirahat. Mangkanya, anak- anak itu kecapekan, sehingga hasilnya tidak makķsimal,” ujarnya.
Sementara kapten Persesa Sampang, Mohamd Mukhlis meminta maaf karena belum bisa hasil terbaik. Timnya dua kali bertanding dan dua-duanya harus menelan pil pahit berupa kekalahan. “Kami akan tingkatkan latihan. Semoga kami bisa mendapatkan kemenangan di laga berikutnya. Kami tidak ingin menjadi juru kunci di grup ini,” ucapnya. (tem/kun)
BACA JUGA: Laga Kedua di Stadion Sumenep, Perssu MC ‘Cukur’ Persesa Sampang 6-1






