Ngawi (beritajatim.com) – Petugas gabungan mendistribusikan logistik Pemilu 2024 di sejumlah 19 kecamatan di Ngawi. Mereka bahkan menyeberangi Waduk Pondok di Kecamatan Bringin Ngawi dan Bengawan Solo di Kecamatan Kedunggalar.
Untuk wilayah Bringin, petugas terpaksa menggunakan perahu untuk mendistribusikan logistik ke ke TPS 1-8 yang terletak Dusun Cumpleng Desa Gandong Kecamatan Bringin.
Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono bersama forkopimda yang ikut distribusi mengatakan bahwa jarak tempuh ke TPS yang terletak di Dusun Cumpleng dengan menyeberangi waduk lebih cepat.
“Lewat darat bisa, tapi jalannya memutar dan jaraknya jauh sekali, serta tidak bagus. Menurut kami, menyeberangi waduk lebih hemat waktu dan langsung sampai ke TPS,” ujar Argo.
Menggunakan perahu sampailah mereka di TPS 003 Dusun Cumpleng Desa Gandong Kecamatan Bringin, Ngawi
“Kami bersama Forkopimda dan KPU serta Bawaslu akhirnya sampai ke TPS 003 Dusum Cumpleng Desa Gandong, Bringin. Alhamdulillah pendistribusian kotak suara yang tersegel telah sampai dengan selamat,” lanjut mantan Kapolres Blitar Kota itu.
Meski sulit medan, Polres Ngawi tetap mengawal pendistribusian kotak suara hingga ke TPS, agar Pemilu 2024 berjalan dengan sukses dan lancar tanpa hambatan.
“Karena ini pesta demokrasi dan Dusun Cumpleng merupakan bagian dari Indonesia, maka kami harus hadir agar Pemilu dapat berjalan dengan lancar dan sukses, tanpa hambatan,” tutup Argo.
Sebagai informasi Forkopimda yang turut serta bersama Kapolres Ngawi adalah Dandim 0805 Letkol Arm Didik Kurniawan, Dan Sathar Lanud Iswahyudi Letkol Gatot, Sekda Kab. Ngawi Sodiq, Ketua KPU Prima A, Ketua Bawaslu dan Ketua BPBD Yuda Prila serta Forkopimcam Bringin.
Sementara itu, untuk wilayah Kedunggalar, jajaran forkopimca mendistribusikan logistik dengan menyeberangi Bengawan Solo untuk menuju TPS 22 dan 23 di Desa Gelon Kecmaatan Kedunggalar. [fiq/ian]







