Mojokerto (beritajatim.com) – Rumah dan tiga kios di Prajurit Kulon Gg 4, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Selasa (15/8/2023) terbakar. Diduga, rumah dan tiga kios tersebut dibakar oleh tetangga korban yang mencari salah satu anggota keluarga penjual pakan burung.
Tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto diterjunkan ke lokasi kebakaran. Namun lantaran bangunan terbuat dari kayu sehingga dengan mudah api meludeskan kios pakan burung yang juga digunakan sebagai tempat tinggal milik Siti Alifah (40).
Setidaknya ada tiga kios dan rumah yang terbakar. Yakni warung makan, kios pakan ternak dan nasi goreng. Sementara terduga pelaku yang mengalami luka bakar dibawa warga ke IGD RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk menjalani perawatan.
Saksi mata, Ratna (39) mengatakan, ada anak laki-laki mencari adik ipar korban. Saat diberitahu jika yang dicari tidak ada, terduga pelaku tidak percaya dan marah-marah.
“Keluar dan kembali membawa bensin dua botol kemudian dibakar. Yang dicari tinggal di situ tapi orangnya tidak ada,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Pasca Kebakaran, Pendakian Gunung Bekel Mojokerto Kembali Dibuka
Ia mengaku tidak kenal terduga pelaku namun diketahui masih tetangga. Yakni warga Prajurit Kulon Gg 1. Saat kejadian, ada dua orang yang semuanya perempuan dan seorang balita.
Melihat bensin disertai api mengenai rumah, spontan yang ada di dalam rumah langsung lari keluar rumah.
“Dia masuk ke dalam rumah dengan membawa bensin dua botol terus disulut api dan jatuh. Semua langsung keluar rumah, anaknya lari ke arah selatan. Di dalam rumah ada tiga orang, Siti Alifah (40), anaknya Siti Ratnawati sama anak kecil. Yang dicari itu adik ipar Siti Alifah,” katanya. [tin/beq]







