Lumajang (beritajatim.com) – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang menyebut anak korban rudapaksa TR (34) yang merupakan ayah kandungnya sering mengalami kesulitan saat tidur. Kondisi ini menjadi salah satu gejala yang dialami korban dan butuh segera mendapatkan pendampingan psikologis.
Kabid Perlindungan Anak dan Rehabilitasi Sosial Dinsos P3A Lumajang Darno mengatakan, proses pemeriksaan kondisi psikologi korban untuk mengetahui apakah ada trauma yang muncul sudah dijalankan.
Hasil dari beberapa kali pertemuan, korban sempat mengaku sering kesulitan tidur dan tidak nafsu makan.
“Anak ini secepatnya butuh pendampingan psikologi, dia (korban, Red) sudah bilang sampai nggak bisa, makan nggak enak. Ini kan sudah mulai gejala-gejala stres, ini butuh segera pendampingan,” terangnya, Senin (5/5/2025).
Meski kondisi korban cukup mengkhawatirkan, diakui, proses pendampingan belum bisa dilakukan maksimal. Sebab, korban masih belum bisa dipindahkan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Dinsos P3A Lumajang.
Hal itu terjadi lantaran pihak keluarga belum memberi izin untuk mengungsikan korban sampai terduga pelaku ditahan pihak kepolisian.
“Ini buat pendampingan psikologi belum bisa dilakukan karena pihak keluarga masih menolak kami untuk membawa korban ke LKSA sampai pelakunya ini ditahan. Kalau korban sudah tidak tinggal lagi dengan ayahnya, ini sudah ada di tempat aman,” ungkapnya.
Sebelumnya, seorang pria berinisial TR (34), warga Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, dilaporkan ke polisi setelah tega menyetubuhi putrinya sendiri.
Tindakan asusila itu diketahui sudah dilakukan terduga pelaku sebanyak 10 kali sejak korban masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Saat ini korban diketahui sudah berada di bangku kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kasus asusila ini terungkap setelah ayah kandung korban sebagai terduga pelaku dilaporkan pihak desa ke polisi 14 April 2025. Saat ini proses penyelidikan masih dilakukan Kepolisian Resort Lumajang. [has/beq]






