Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang lansia berusia 78 tahun bernama Sui, warga Desa Pekadan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di area semak-semak Dusun Galis Barat, Desa Galis.
Kerangka tersebut pertama kali ditemukan seorang petani bernama Sayedi (47) saat mencari rumput di sekitar lokasi, Selasa (3/11/2026) kemarin. Belakangan, kerangka itu dikenali keluarga sebagai Sui, yang sebelumnya dilaporkan hilang ke Polsek Galis.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama menjelaskan, penemuan bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, Sayedi melihat kerangka manusia di antara semak-semak ketika sedang mencari rumput.
“Setelah menemukan kerangka tersebut, saksi Sayedi memberitahukan kepada temannya, Musni, yang juga sedang mencari rumput di sekitar lokasi,” jelas Agung, Rabu (04/11/2026).
Karena merasa takut, Musni kemudian mendatangi Mapolsek Galis sekitar pukul 19.00 WIB untuk melaporkan penemuan tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Galis AKP Agus Sugianto bersama anggota Unit Reskrim mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Petugas memastikan bahwa benda yang ditemukan warga merupakan kerangka manusia.
“Anggota kemudian mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Bangkalan untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Menurut Agung, polisi selanjutnya menghubungi keluarga yang sebelumnya pernah melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke Polsek Galis.
Identitas kerangka mulai terungkap setelah keluarga melihat sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi, berupa sarung, sandal, dan kaus. Barang-barang tersebut dinilai identik dengan milik Sui.
“Setelah ditunjukkan barang-barang yang ditemukan di sekitar kerangka, pihak keluarga mengenalinya sebagai milik Sui, warga Desa Pekadan berusia 78 tahun,” ungkapnya.
Agung menambahkan, pihak keluarga menolak dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut dan memilih segera memakamkan korban. Penolakan tersebut disampaikan melalui surat pernyataan tertulis.
“Meski begitu, kami telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mengamankan lokasi, meminta keterangan saksi hingga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Bangkalan,” pungkasnya.[sar/ted]






