Pamekasan (beritajatim.com) – Laga Madura United FC menjamu Arema FC pada pekan kesembilan Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Jum’at (6/11/2026) mendatang. Diputuskan tanpa kehadiran Aremania alias suporter tim tamu.
Keputusan tersebut diambil berdasar hasil koordinasi antara manajemen bersama elemen Suporter Madura Bersatu beserta pihak keamanan menyongsong laga Derby Jawa Timur, antara Laskar Sape Kerrab menjamu Singo Edan di Bumi Pamelingan Pamekasan.
“Hasilnya, laga antara Madura United melawan Arema FC ini dipastikan tetap dapat dihadiri suporter tim tuan rumah, dan tetap tidak bisa dihadiri suporter tim tamu,” kata SSO Madura United FC, Sapto Wahyono, Rabu (4/11/2026).
Kondisi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi tim binaan Jose Manuel Gomes da Silva, guna kembali mengamankan poin pada laga kandang yang akan mereka jalani di tengah ketatnya kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah mendukung dan mengawal proses ini. Mari bersama-sama kita jaga ‘rumah kita’, kebanggaan kita tetap MADRUDJI,” pungkasnya.
Saat ini Lulinha dan kawan-kawan menempati posisi 5 klasemen sementara dengan koleksi 16 poin poin identik bersama Bali United dan Persib Bandung. Koleksi poin Madura United didapat berkat hasil 5 kali menang, 1 kali imbang, dan 2 kali kalah dengan mencetak 13 gol dan kebobolan 10 gol dari delapan laga yang dijalani.
Ketiga tim di posisi tiga, empat dan lima klasemen sementara hanya tertinggal 1 poin dari Dewa United yang menempati posisi runner up klasemen, serta tertinggal 2 poin dari tim pemuncak klasemen, Persija Jakarta.
Sementara Arema FC berada di posisi 11 klasemen sementara dengan koleksi 9 poin berkat hasil 2 kali menang, 3 kali imbang, dan 3 kali kalah dengan mencetak 17 gol dan kebobolan 17 gol dari delapan laga yang dijalani. [pin/but]






