Malang (beritajatim.com) – Diduga tersesat karena ikuti arahan google maps sebuah mobil bernopol L 1953 LU tersesat di Jembatan Pelor, Oro-oro Dowo, Kota Malang. Jembatan berukuran sekitar 2,5 meter ini memang khusus untuk pengendara roda dua dan pejalan kaki.
Aksi ini pun direkam oleh kamera handphone warga. Video ini pun viral disejumlah platform media sosial. Dalam video itu, mobil Honda Jazz RS dengan nomor polisi berwarna silver metalik ini sedang berusaha mundur ke Jalan Kaliurang.
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim menyikapi video itu dengan memasang rambu untuk pengendara roda empat agar tidak melintasi jalan ini. Pemasangan rambu-rambu ini untuk mempertegas, agar tidak ada lagi pengendara yang tersesat.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/bupati-kediri-batasi-hotel-mas-dhito-kita-perbanyak-homestay/
“Nanti dipasang rambu di sekitar lokasi, dengan berkoordinasi bersama warga sekitar, ditempatkan yang sekiranya pengendara roda empat tidak sampai masuk ke jembatan tersebut,” ujar Fani, Senin, 1 Mei 2023.
Salah satu pengendara roda dua yang melintas adalah Kurniawan. Dia mengaku beberapa kali mengetahui mobil salah jalan ke arah Jembatan Pelor di media sosial. Padahal katanya, warga sudah memasang spanduk atau banner tentang larangan mengebut dan pemberitahuan bahwa jalur jembatan bukan untuk roda empat.
“Sering saya lihat di medsos (media sosial), ketika hari-hari libur panjang, mobil itu masuk sini, tapi setelah melihat tidak cukup dan hanya untuk sepeda motor akhirnya mundur. Waktu itu sudah ada seperti banner yang tulisannya intinya kalau jalan ini hanya bisa dilewati sepeda motor saja. Terus pernah lihat pas ada mobil mau lewat sini, warga aktif mengingatkan pengendara,” tandas Kurniawan. (luc/kun)






