Magetan (beritajatim.com) – Diduga stres akibat pisah ranjang dengan istrinya, seorang pria asal Desa Temboro Kecamatan Karas Kabupaten Magetan nekat gantung diri di rumah sang ibu, Selasa (14/2/2023). Pria itu adalah Jamaludin (41), dia ditemukan meninggal oleh ibu kandungnya, Sutinem (68) dengan posisi tergantung di blandar rumah menggunakan tali tampar biru.
Kejadian itu diketahui Sutinem saat dia hendak masuk ke dapur. Dia melihat korban sudah meninggal tergantung. Sutinem pun langsung memanggil perangkat desa setempat dan melaporkan ke polisi.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan Polsek Karas, korban memang meninggal karena gantung diri. Pun, tak ada tanda kekerasan di tubuh korban.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gantung-diri”]
“Korban ditemukan meninggal di rumah sang ibu. Yang menemukan jenazahnya yakni ibunya sendiri. Dari hasil pemeriksaan bersama dokter, diketahui korban murni meninggal karena gantung diri,” kata Budi, Selasa (14/2/2023).
Dari hasil keterangan Sutinem, putranya diketahui ada masalah keluarga dengan sang istri. Jamaludin pun pulang ke rumah Sutinem sekitar 2 minggu ini. “Sebelumnya ada masalah keluarga dengan sang istri. Korban pun pindah ke rumah sang ibu, sudah sekitar 2 minggu ini tinggal dengan ibunya,” lanjut Budi.
Pun, pihak keluarga mengaku menerima kejadian itu sebagai musibah dan meminta polisi agar tak melakukan otopsi. Pun, jenazah akhirnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. (fiq/kun)
Informasi ini tidak untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.






