Gresik (beritajatim.com)– Seorang anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kota Gresik meninggal dunia diduga karena sakit. Panwaslu bernama Arum Sekar itu, menghembuskan nafas terakhir hari ini, Minggu (1/12/2024).
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Gresik Habibur Rohman membenarkan ada seorang anggota Panwaslu Kecamatan Kota Gresik meninggal dunia karena sakit.
“Kami atas nama Komisioner Bawaslu Kabupaten Gresik turut berduka cita atas meninggalnya anggota Panwaslu Kecamatan Kota Gresik,” ujarnya.
Diduga sebelum meninggal dunia, anggota Panwaslu Kecamatan tersebut mengaku badannya agak sakit sewaktu pelaksanaan pencoblosan pilkada serentak hingga rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Namun, rasa sakit itu tidak dihiraukan karena ingin tetap bertugas sampai tahapan pilkada selesai.
“Mbak Arum ini orangnya aktif semua pekerjaan yang diemban selalu mengkedepankan cek dan ricek sesuai regulasi,” kata Habib.
Bawaslu Gresik lanjut dia merasa kehilangan atas dedikasi yang dilakukan oleh anggota Panwaslu Kecamatan Kota Gresik.
“Mudah-mudahan amal baktinya diterima oleh Allah SWT. Kami merasa kehilangan pejuang demokrasi seperti Mbak Arum,” ungkapnya.
Selain tercatat sebagai anggota Panwaslu Kecamatan Kota Gresik. Almarhum juga sebagai anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Gresik. [dny/aje]






