Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah rumah di Dusun Krembung Dumpul, Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (10/2/2023) ludes terbakar. Selain meludeskan bangunan dan isi rumah, api juga membakar sebuah mobil Kijang dan dua kendaraan roda dua.
Diduga kebakaran terjadi saat pemilik rumah, Suroto menyedot bensin dari mobil. Kebakaran terjadi sekira pukul 18.00 WIB tersebut diduga akibat konsleting mobil yang disedot bensin oleh pemilik rumah. Tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) diterjunkan ke lokasi.
Salah satu warga, Bagas Kunto Wibisono (21) mengatakan, api dengan cepat membakar rumah dan isinya. “Pertama mobilnya mungkin merambat ke atas rumah terus langsung ke gas alam. Sempat nyembur, tinggi dan besar (kondisi api). Pas nambal ban mungkin karena api dari bawah bukan dari atas,” katanya.
Ia mengaku tidak tahu jelas kronologi kebakaran. Ia sudah melihat kondisi api di lokasi kejadian sudah membesar. Warga sekitar lokasi kejadian panik lantaran tidak ada air, warga baru menemukan air setelah gorong-gorong saluran air dibuka.
Salah satu warga, Sumirah (51) mengatakan, rumah milik korban ludes dilalap si jago merah. “Ludes terbakar. Tidak tahu, katanya asal mulainua dari tambal ban sambil ngetap (menyedot) bensin dari mobil tapi tidak tahu lagi. Rumahnya banyak tiner, kan meubel,” ungkapnya.
Bahan baku untuk pembuatan meubel di dalam rumah diduga memicu api dengan cepat membakar bangunan rumah beserta isinya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tiga unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi kebakaran.
Warga lain, Wahyu mengaku tidak mengetahui awal mula terjadinya kebakaran. “Saya tidak tahu, saya di dalam rumah. Anak saya teriak ada api, ada api. Dari arah barat, dari rumah, gas alamnya ikut terbakar. Meletus-meletus. Gasnya kayaknya kesolotan,” ujarnya.
Ia menduga kebakaran terjadi akibat konsleting mobil yang sedang disedot bensin oleh pemilik rumah. Wahyu menjelaskan, jika korban berjualan bensin, tambal ban dan meubel. Di sekitar lokasi ada gas alam yang mengalami kebocoran sehingga terjadi ledakan.
Sementara itu, salah satu petugas Damkar, mengatakan, pihak damkar kesulitan memadamkan api lantaran ada saluran gas alam yang bocor. “Jadi itu yang agak susah untuk memadamkan. Semburan api sangat besar, kemungkinan dari pengisian bensin,” jelasnya.
Diduga kebakaran terjadi saat pemilik rumah melakukan pengisian bensin dan terjadi konslet. Akibatnya satu unit rumah, mobil dan dua sepeda motor ludes terbakar. Kasus kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. [tin/kun]






