Pasuruan (beritajatim.com) – Hendak bersihkan lahan di pekarangan Gereja Griya Visensius, warga Kecamatan Prigen temukan bayi perempuan. Bayi perempuan tersebut ditemukan di pekarangan gereja tepatnya di Desa Gambiran, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Bayi perempuan yang diduga masih berumur satu hari tersebut oleh Bernandus Duta pada Jumat (9/2/2024) sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut Kapolsek Prigen, AKP Sugiyanto mengatakan bahwa bayi tersebut telah dibuang oleh ibu kandungnya.
“Kami menduga bayi perempuan tersebut dibuang oleh orang tuanya setelah melakukan hubungan gelap. Saat ini bayi tersebut sudah kami amankan dan evakuasi di Puskesmas Peigen,” kata Sugiyanto.
Dari keterangan saksi Bernandus dirinya sebelum menemukan bayi tersebut saat membersihkan rumput di lahan tersebut. Saat berjalan, saksi melihat adanya tas berwarna biru yang dikira milik temannya.
Saksi kemudian mendekati tas tersebut dan membuka isi dalam tasnya. Sontak, saksi terkejut ternyata didalamnya terdapat bayi berjenis kelamin perempuan yang terbungkus sarung hitam dan selimut tebal berwarna biru.
Mengetahui hal tersebut, saksi kemudian melaporkan ke temannya dan Romo Pendeta dan kemudian melaporkan ke Polsek Prigen. “Kami mendapat laporan dari warga kemudian langsung kami datang ke lokasi kejadian,” tambahnya.
Sugiyanto juga menjelaskan, setelah melakukan olah TKP, diduga bayi tersebut dibuang dengan cara dilempar dari pinggir jalan. Hal ini dikarenakan, adanya pagar besi yang ujungnya terdapat kawat berduri dan jadi pembatas antara pekarangan dan jalan.
Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, bayi perempuan tersebut dalam kondisi sehat dan kemudian dirujuk di RSUD Bangil. Sementara itu, pihak Polsek Prigen berkoordinasi dengan PPT PPA dan Dinsos Kabupaten Pasuruan untuk menyelidiki hal tersebut. (ada/ian)






