Surabaya (beritajatim.com) – Kasus Covid-19 di Indonesia terpantau meningkat, walaupun kondisi tersebut tidak diikuti dengan peningkatan rawat inap dan kematian. Tren meningkatnya kasus Covid di berbagai negara jelang libur Nataru (natal dan Tahun Baru), mendapat perhatian khusus dari Kementerian Kesehatan, khususnya Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P).
Dimana karakteristik sub varian EG.5 yang saat ini sedang mendominasi di Indonesia. Namun demikian, adanya mobilisasi masyarakat saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dapat berpotensi terhadap lonjakan kasus Covid-19.
Untuk itu KKP Kelas 1 Surabaya melakukan Layanan Vaksinasi Covid-19, Perlindungan untuk Pelaku Perjalanan
Kantor Kesehatan Pelabuhan, sebagai representasi Kementerian Kesehatan berkoordinasi dan Bersiap kembali menghadapi lonjakan kasus Covid-19.
Selain meningkatkan pemantauan pelaku perjalanan melalu Thermal Scanner di berbagai Pintu Masuk Negara, KKP di seluruh Indonesia ditugaskan untuk membuka kembali layanan Vaksinasi Covid-19 bagi pelaku perjalanan yang membutuhkan.
Kegiatan vaksinasi yang dilakukan di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, ini boleh diakses oleh siapapun yang merasa membutuhkan perlindungan dari Covid-19 baik yang belum pernah di vaksin (primer) maupun yang sudah pernah (booster).
Hari ini, KKP Kelas I Surabaya mulai membuka kembali layanan vaksinasi tersebut. Ditemui di Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, dr. Mochamad Gesta Robi Farmawan, Koordinator Substansi Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah (UKLW) KKP Surabaya menerangkan bahwa kegaitan ini merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan untuk Masyarakat.
“Hari ini layanan Vaksinasi di KKP Surabaya mulai dibuka sebagai wujud nyata dari amanat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan pelayanan serta perlindungan bagi Masyarakat terkait lonjakan kasus Covid-19. KKP Surabaya sebagai representasi dari Kementerian Kesehatan berupaya maksimal agar pelaku perjalanan yang melakukan mobilisasi di momen Nataru sebisa mungkin tetap aman,” jelasnya.
Layanan vaksinasi yang dilakukan oleh KKP Kelas I Surabaya di buka di Bandara Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak. Hal ini dilakukan untuk memberi prioritas kepada pelaku perjalanan walaupun secara umum Masyarakat sekitar tetap bisa mengakses layanan tersebut.
“Karena kuota vaksin terbatas, maka layanan dibuka di Bandara Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak. Masyarakat semua bisa mengakses sebenarnya, tapi memang tujuan utamanya adalah memberi kemudahan untuk pelaku perjalanan kalau dari sisi lokasi layanan. Untuk Masyarakat umum yang kesulitan, mungkin bisa mengakses layanan vaksinasi di Faskes terdekat misalnya puskesmas,” lanjutnya.
Layanan vaksinasi Covid-19 KKP Surabaya dibuka mulai 19 Desember hingga 3 Januari 2024 untuk Bandara Juanda. Sementara untuk Pelabuhan Tanjung Perak dibuka hingga tanggal 8 Januari 2024. Lokasi Layanan untuk Bandara juanda tersedia di Terminal Domestik (T1) maupun terminal Internasional (T2). Sementara di Pelabuhan Tanjung perak, layanan dilakukan di Pos Kesehatan KKP yang berada di Area Gapura Surya Nusantara (GSN).
Bagi Masyarakat yang ingin mengakses, dapat mendaftar terlebih dulu di link https://link.kemkes.go.id/vaksincovidkkpsby agar terdaftar dan mendapatkan kuota harian. Untuk sementara setiap hari disediakan 20 kuota di setiap lokasi vaksin (3 Lokasi). Layanan dilakukan di Jam kerja yakni pukul 08.00 hingga pukul 16.00.Jenis vaksin yang digunakan adalah Vaksin Inavac. Layanan ini tidak dipungut biaya alias gratis.
Kepala KSOP jadi yang pertama di vaksin di GSN Tanjung Perak walaupun vaksinasi Covid-19 saat ini tidak lagi menjadi syarat perjalanan, namun terlihat antusias dari layanan vaksinasi ini. Di hari pertama dibuka, layanan vaksin di Pelabuhan Tanjung Perak langsung ramai diakses oleh petugas-petugas Pelabuhan. Bahkan Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Capt. Heru Susanto, MM. .
Kepala KKP Kelas I Surabaya, Dr. Rosidi Roslan, S.IP, SKM, SH, MPH, MM walaupun tidak dapat menghadiri pembukaan layanan vaksin berpesan agar Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan bijak. Terlebih lagi momen mobilisasi massal sudah didepan mata dan layanannya gratis.
“Silahkan semua Masyarakat memanfaatkan dengan maksimal layanan ini. Mumpung vaksinasinya masih gratis. Jadi melakukan perjalananpun akan nyaman dan tenang karena sudah terlindungi. Semoga kitas semua yang melakukan perjalanan di momen Nataru diberi Kesehatan dan perlindungan,” tandasnya.[rea]






