Sampang (beritajatim.com) – Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Taddan 2, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, kompak mogok belajar di hari pertama masuk sekolah. Pasalnya, wali murid kelas 1 hingga kelas 6, enggan menyekolahkan anaknya disebabkan prilaku oknum Kepala Sekolah.
Menurut Paidi, salah satu wali murid mengatakan, oknum kepala sekolah tersebut dikenal arogan dan otoriter terhadap murid dan guru. Tidak hanya itu, oknum Kepsek tersebut mengalihkan tugas salah satu guru yang hanya untuk mencatat tabungan siswa. “Sekolah hanya dijadikan ladang bisnis. Bahkan, ia melarang pedagang lainnya berjualan di area sekolah,” terangnya, Senin (15/7/2024).
Menangapi adanya aksi mogok belajar siswa SDN Taddan 2 tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sampang, Muhammad Fadeli menyampaikan kepada perwakilan wali murid dan Komite Sekolah agar membatalkan mogok belajar dan kembali aktif besok Selasa (16/7/2024).
“Kami harap kerjasamanya dan tolong diinfokan ke semua wali murid, untuk besok masuk kembali, kasihan pada anak didik kita kalau aksi mogok belajar ini masih berlanjut,” tandasnya.
Sekedar diketahui murid di SDN Taddan 2 Kecamatan Camplong, Sampang yang melakukan mogok belajar tersebut, berjumlah 273 siswa. Pantauan di lokasi hingga pukul 09.00 WIB tidak ada satupun siswa yang berada di sekolah.[sar/kun]






