Surabaya (beritajatim.com) – Usai dibubarkan di Jalan Tunjungan, masyarakat kota Surabaya tidak langsung beranjak pulang. Mereka hanya bergeser di depan gedung Grahadi dan membuat kerumunan baru. Bukan hanya masyarakat Kota Surabaya, namun para pedagang juga bergeser.
Dari pantauan beritajatim.com, sekitar pukul 22.05 WIB Jalan Gubernur Suryo atau depan Gedung Grahadi sudah mulai ditutup dan steril untuk warga. Namun, setelah ditutup, pengendara yang melintasi kawasan tersebut malah berkerumun di depan water barrier. Tidak hanya itu pedagang juga berkumpul di lokasi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tahun-baru”]
Selain duduk di depan water barrier, Warga juga ada yang masuk ke Jalan Gubernur Suryo. Mereka sempat terlihat duduk di tengah jalan yang sepi. Mereka juga banyak yang berfoto-foto. Namun, tepat pukul 22.15 WIB, petugas polisi akhirnya mengimbau warga untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.
“Ayo pak silakan membubarkan diri, silakan pulang ke rumah masing-masing. Monggo silakan bubar, karena ini masih dalam masa pandemi,” ungkap salah satu petugas di Jalan Gubernur Suryo, Jumat (31/12/2021).
Setelah diimbau petugas untuk membubarkan diri. Para pengendara dan warga yang ada di dalam Jalan Gubernur Suryo. Sebelumnya petugas juga mengimbau warga membubarkan diri di Jalan Tunjungan. [ang/suf]






