Naples (beritajatim.com) – Manchester United saat ini bisa jadi sedang menyesali penjualan Scott McTominay ke SSC Napoli tahun lalu. Bagaimana tidak. Mereka hanya menjual McTominay dengan harga GBP25,7 juta (Rp565 miliar) tetapi dia langsung mengantarkan Napoli scudetto. Sebaliknya, United nirgelar dan finis di papan bawah Premier League.
Bahkan, gelandang asal Skotlandia itu juga menyabet MVP Serie A. Torehan 12 gol dan 6 assist dari 34 laga jadi barometer utama McTominay memenanginya.
“Aku kehabisan kata-kata. Pengorbanan setiap pemain bagi tim ini terbayar tuntas. Dukungan luar biasa dari tifosi juga krusial bagi kami. Ini pengalaman luar biasa bagiku,” ujar McTominay dilansir BBC.
McTerminator–julukan McTominay–memang langsung nyetel bersama Napoli. Allenatore Napoli Antonio Conte tahu betul karakter box to box McTominay yang juga punya naluri serang tinggi.
Itu sebenarnya telah terlihat sejak musim lalu ketika McTominay mencetak 10 gol bagi United. Itu merupakan produktivitas terbaiknya dalam semusim sebelum 13 gol musim ini.
Tetapi, United memilih untuk melepasnya. Padahal, dengan latar belakang jebolan akademi United, loyalitas McTominay tak perlu dipertanyakan. Dia berada di tim junior United pada 2002-2017 sebelum promosi ke tim utama. 7 tahun bersama tim utama, McTominay mencetak 29 gol dari 255 laga.
Napoli dan Conte jeli melihat situasi McTominay. Dia yang telah menemukan posisi main terbaiknya, hanya tinggal melanjutkannya bersama Partenopei dan kemudian berujung scudetto dan MVP.
“Dia tipikal pemain pekerja keras. McTominay tidak mendapatkan status inti di United meski sering dimainkan. Di Napoli, dia mendapatkan kepercayaan penuh dan itu terbukti ampuh,” ucap Conte. (dio)






