Kediri (beritajatim.com) – Kekalahan memalukan yang dialami Persik Kediri oleh Bhayangkara FC dengan skor 0-7 pada pekan ke-31 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion STIK Jakarta, pada Selasa malam (16/4/2024) kemarin jadi sorotan publik. Suporter fanatik tim Macan Putih pun ikut bereaksi.
Ketua Aliansi Suporter Persik Kediri Bagus Hutomo mengaku kecewa dengan hasil minor di kandang The Guardians, julukan Bhayangkara FC tersebut.
“Tanggapan kami tentu sangat kecewa dengan hasil kemarin dibantai tim zona degradasi 7-0, ” kata Bagus Hutomo kepada beritajatim.com, pada Rabu (17/4/2024).
Dia menilai buruknya performa anak asuh Marcelo Rospide dalam laga tandang tersebut. Kini para suporter menunggu pernyataan resmi dari manajemen Persik Kediri.
“Performa sangat buruk sekali. Tidak masuk akal. Kami tunggu pernyataan dari manajemen tentang hal tersebut,” desaknya.
Penampilan Persik Kediri bagai titik nadir. Setelah menghempaskan Persikabo 1973 ke jurang degradasi Liga 2 dengan kemenangan 5-2, kini mereka tak berkutik. Anak asuh Marcelo Rospide dibantai The Guardians, julukan Bhayangkara FC sebagai penghuni dasar klasemen.
Persik Kediri digelontor 7 gol tanpa balas di kandang Bhayangkara FC. Matias Mier mengejutkan dengan gol sundulan kepada yang memanfaatkan umpan Radja Nainggolan saat pertandingan baru berjalan satu menit.
Pemain Urugai itu mencetak dua gol tambahan pada menit ke-19 dan 50 dan mencatatkan hattrick dalam laga kandang itu. Lalu, Bhayangkara FC menambah keunggulan melalui gol Marcelo Herrera menit ke-53.
Berikutnya, Dendy Sulistyawan pada menit ke-59, Titan Agung menit ke-85 dan bola pantulan yang mengenai punggung kiper Dikri Yusron pada menit 90+4. Macan Putih pun pulang dengan rasa kecewa berat.
Persik sendiri saat ini berada di posisi ke-7 klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024. Skuad Macan Putih meraih 46 angka dari 31 penampilan mereka.
Mereka masih berjuang untuk tembus empat besar klasemen akhir agar bisa tampil di babak Championship Series. [nm/beq]






