Kediri (beritajatim.com) – Ratusan guru di Kota Kediri diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mereka guru SD, SMP dalam formasi tahun 2022.
Nida Milata Husna guru SDN Banjaran 2 Kota Kediri adalah salah satu penerima SK P3K tersebut. Setelah melakukan perjuangan yang tak mudah dan sempat mengalami kegagalan, ia bersyukur akhirnya diangkat menjadi P3K.
“Semua ini bisa terjadi berkat doa orang tua, teman-teman, dan semuanya. Alhamdulillah akhirnya bisa mendapat SK PPPK,” ucap Nida.
Nida mengungkapkan metode belajar yang akan diterapkan untuk anak didiknya. Metode pengajaran tersebut bersifat menyenangkan, kreatif, inovatif. Menurutnya yang paling penting muridnya bisa belajar dengan senang dan memahami pelajaran yang disampaikan.

SK P3K tersebut diserahkan langsung Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar kepada 224 guru di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, pada Rabu (26/7/2023).
Baca Juga : Serahkan SK Pengangkatan P3K, Bupati Mojokerto: ASN Dihadapkan pada Tantangan
Saat penyerahan SK P3K, Wali Kota yang karib disapa Mas Abu Ini menitipkan beberapa pesan penting kepada para guru P3K. Pesan tersebut berkaitan dengan kinerja mereka dalam mendidik.
“Perjalanan panjang dari masa ke masa akhirnya mas dan mbak bisa menjadi bagian dari Pemerintah Kota Kediri. Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada panjengan semua,” ujar Wali Kota Kediri.
Abdullah Abu Bakar juga memberikan pesan kepada guru PPPK yang hadir di sini untuk bersungguh-sungguh dalam mendidik muridnya. Para guru juga harus memiliki kinerja yang baik. Bila kinerjanya baik maka karirnya juga akan baik.
Lebih lanjut Wali Kota Kediri mengingatkan kepada para guru dalam mendidik anak muridnya untuk memberikan konten yang sesuai usianya.
Baca Juga : Serahkan SK Kepada 1.248 Guru P3K, Gus Muhdlor Optimis Kualitas Pendidikan di Sidoarjo Meningkat

“Jangan ajarkan konten-konten konsumsi orang dewasa kepada mereka. Karena orang tua mereka sudah menitipkan anaknya kepada sekolah agar diberikan pendidikan yang terbaik. Hal tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya.
Masih kata Mas Abu bahwa anak-anak saat ini sangat luar biasa. Mereka hanya melihat sekali tanpa mempraktekan yang dilihat sudah bisa melakukan. Contohnya saja anak-anak tidak pernah diajari bermain gadget ataupun komputer namun dengan melihat mereka bisa melakukannya. Oleh karena itu, ajari mereka hal baik dan jangan beri contoh hal buruk kepada mereka.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan, Kepala BKPSDM Un Ahmad, dan para guru penerima SK PPPK. [nm/ted]






