Surabaya (beritajatim.com) – Bhayangkara FC secara tegas memutus kontrak pelatih Mario Carlos Gomes. Hal ini dikatakan oleh COO Bhayangkara FC, Sumardji dalam konferensi persnya, Kamis (29/2/2023).
Hal ini dilakukan berdasarkan evaluasi dari manajemen setelah melihat, mencermati bagaimana perkembangan tim milik Polri ini tidak begitu bagus di putaran kedua sehingga manajemen memutuskan mengganti Mario Gomes.
“Perlu diketahui dalam kontrak kami dengan Gomes adalah di pertandingan putaran kedua tim tidak boleh mendapat hasil imbang atau kalah, tapi ternyata tim semakin terpuruk bahkan tiga pertandingan terakhir mengalami kekalahan beruntun, jadi kita harus melakukan tindakan sebagai konsekuensi diawal kontrak,” ungkap Sumardji.
Lebih lanjut ini adalah keputusan bersama dimana ketika tim tidak bisa bangkit dan masih berada di area degradasi maka kontrak itu berakhir.
Namun Sumardji sudah melakukan manuver dengan segera menggantikan posisi Mario Gomes sebagai pelatih kepala dikarenakan Bhayangkara FC, Jumat (29/2/2023) akan menjamu Madura United.
Beberapa kandidit pelatih sudah dikantongi bahkan sudah melakukan interview. Namun menurut Sumardji, siapa pelatih pengganti ini masih belum bisa dirilis malam ini. “Kita sudah ada beberapa kandidat memang salah satunya adalah Gomes De Olivera tapi masih belum bisa dipastikan karena ada beberapa kandidat lain termasuk pelatih lokal,” imbuh Sumardji.
Diketahui sebelumnya, saat ini Bhayangkara FC berada di posisi paling bawah yakni urutan nomor 18 dengan perolehan poin sebanyak 15. (way/kun)






