Mojokerto (beritajatim.com) – Jelang penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto menggelar dialog interaktif Etika Peliputan dalam Pemilu 2024. Dalam dialog tersebut, PWI Mojokerto menyepakati poin-poin penting dalam deklarasi Pemilu Damai.
Dialog interaktif digelar di smart room Satya Bina Karya (SBK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Dialog interaktif menghadirkan narasumber unsur Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Mojokerto Raya. Yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Mojokerto Endang Tirtana.
Kasat Intel Polresta Mojokerto Iptu Pujiono, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto Dody Faizal, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto Jainul Arifin.
BACA JUGA:Polisi: Aksi Demo Buruh Ganggu Aktivitas Warga Surabaya
Ketua Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI Jawa Timur Mahmud Suhermono. Selain itu juga turut hadir Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mewakili Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.
Ketua Mappilu PWI Jatim Mahmud Suhermono menyampaikan poin-poin penting terkait peran penting pers dalam mendukung Pemilu berkualitas. Antara lain dengan memberi pendidikan tentang demokrasi dan Pemilu sekaligus edukasi agar terhindar dari informasi keliru atau berita hoax.
“Termasuk menyediakan informasi tentang tahapan perkembangan Pemilu, partai dan para kandidat serta mencegah disintegrasi akibaf politik identitas dan lainnya. Dalam menjalankan peran itu, media harus patuh pada kode etik jurnalistik,” ungkapnya, Kamis (30/11/2023).
BACA JUGA:DPRD Blitar Kursus Kilat Soal Interpelasi dan Angket di Jember Selama 2 Jam
Masih kata Wakil Ketua PWI Jawa Timur ini, antara lain yakni prinsip independensi pers dan wartawan, imparsialitas atau ketidakberpihakan pada kubu tertentu, serta keberimbangan informasi. Dialog interaktif dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Damai Pemilu 2024. (Tin/Aje)






