Pasuruan (beritajatim.com) – Diakhir masa jabatannya Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf masih memberikan harapan kepada Rumah Tahanan (Rutan) Bangil. Harapan yang diberikan yakni terkait relokasi atau memindahkan Rutan Bangil ketempat yang lebih luas.
Gus Irsyad sapaannya mengatakan bahwa pembangunan rutan baru ini sudah direncanakan sejak lama. Namun dirinya menyebut, pemindahan Rutan ketempat baru masih membutuhkan waktu dan anggaran yang besar.
“Saat ini yang menjadi prioritas yakni penataan ibu kota Kabupaten, bukan semata-mata sebagai sarana dan prasarana. Tapi dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” katanya setelah memberikan remisi di Rutan Bangil, Kamis (17/8/2023).
Baca Juga: Pimpin Upacara HUT Ke-78 RI di Miangas Sulut, Gus Halim: Cinta Negara Sebagian dari Iman
Rencananya, Bupati yang telah menjabat selama dua periode ini akan memindahkan Rutan Bangil di aset Pemda yang terletak disebrang pintu keluar Tol Bangil. Hal ini tentunya sudah menjadi pertimbangan dan telah menentukan titik yang tidak jauh dari ibu kota Kabupaten.
Tak hanya itu, lokasi yang sudah dipilih, menurut Gus Irsyad sudah sangat cocok, ditambah pada sekelilingnya nantinya merupakan ruang terbuka hijau. “Mudah-mudahan ini bisa terealisasi kedepannya,” tutupnya.
Mendengar kabar tersebut, Kepala Rutan Bangil, Akhmad Sobirin Soleh bagaikan mendaapat angin segar. Pasalnya saat ini Rutan Bangil sangat iver kapasitas hingga tiga kali lipat, dimana seharusnya Rutan Bangil hanya bisa menampung narapidana sebanyak 200 orang, tetapi saat ini tercatat Rutan Bangil menamping 635 narapidana.
Baca Juga: Anggota Alami Pelecehan Saat Demo, PMII Geruduk Polres Tuban
Diketahui, di dalam Rutan Bangil sendiri saat ini mempunyai sekitar 31 kamar ysng terbagi dalam tiga blok. Ada juga kamar khusus wanita dan kamar khusus anak-anak.
Dalam satu kamar dengan ukuran kecil yang biasa menampung 5 orang kini bisa mensmpung 15 hingga 20 orang. Sedangkan untuk kamar besar seharusnya menampung 17 orang, saat ini biss menampung hingga 30 orang didalamnya.
“Untuk rencana relokasi, kami akan menjajaki lahan yang diberikan Pemda Pasuruan terlebih dahulu. Kemudian kami akan melakukan koordinasi dengan pimpinan pusat saat melakukan pembangunan,” ucap Sobirin.
Sobirin berharap jika pembangunan inj benar akan dilakukan, dirinya menginginkan agar kemenkumham dan Pemda Pasuruan bisa sinkron agar pembangunan Rutan Bangil berjalan lancar. (ada/ian)






